Hukrim

Selasa, 28 April 2020 - 17:28 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Ilustarsi Korupsi dana desa.

Ilustarsi Korupsi dana desa.

Mainkan Dana Desa, Dua Kades Serta Bendahara di Mamuju Jadi Tersangka

PASANGKAYU, pojokcelebes.com | Dua kepala desa ( Kades ) serta seorang bendahara desa di wilayah Kabupaten Mamuju, harus menelan pil pahit setelah dirinya dinyatakan tersangka oleh Unit Tipikor Polresta Mamuju Kabupaten Mamuju. Karena diduga memainkan dana desa hingga merugikan keuangan negara.

Dua Kades yang jadi tersangka diantaranya, oknum Kades Kondobulo Kecamatan Kalumpang yang masih aktif bersama bendaharanya. Diketahui diduga memainkan anggaran desa tahun 2018 sehingga merugikan keuangan negara kurang lebih 248 juta.

Selain itu, Mantan Kades Uhaimate Kecamatan Kalukku, juga harus mempertanggung jawabkan perbuatannya setelah dirinya dinyatakan tersangka oleh penyidik Tipikor. Mantan Kades Uhaimate ini, diduga memainkan dana desa tahun anggaran 2016 – 2017 dengan jumlah kerugian negara kurang lebih 279 juta.

Ditemui Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP. Syamsuriyansah kepada pojokcelebes.com mengatakan, Tiga tersangka dana desa ini penyelidikannya sudah lama dilakukan sebelum naik tahap sidik. Kata dia, Ketiganya hingga kasusnya bisa bergulir di meja penyidik merupakan hasil temuan audit Inspektorat Kabupaten Mamuju, dan kerugian ini tidak bisa dikembalikan ke kas negara.

” Ada rentang waktu yang diberikan oleh Inspektorat kepada Ketiga tersangka untuk meminta mengembalikan kerugian negara itu, namun tidak ada respon dari Ketiganya untuk mengembalikannya. Dengan alat bukti yang cukup dari lidik hingga sidik sehingga Ketiganya kami tetapkan menjadi tersangka, ” tegas Syamsuriayansah.

Kasat Reskrim Polresta yang akrab disapa Anca itu meminta kepada pengelola dana desa di Kabupaten Mamuju untuk berhati – hati menggunkannya dan tepat sasaran terhadap masyarakat. Karena dana desa yang dikucurkan oleh pemerintah tetap dalam pengawasan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). Tujuan pengawasan itu, agar dana itu bisa tepat sasaran sehingga kesejahteraan dalam desa itu bisa terwujud lewat dana desa.

” Dana desa tetap dalam pengawasan APIP, jadi sangat salah jika dana desa itu ada yang selewengkan dan pasti akan bersentuhan dengan hukum. Saya berharap agar teman -teman Kades bisa berhati – hati mengelola dana desa biar diras akan manfaatnya oleh masyarakat itu sendiri, ” pungkas Anca. |Adji

Artikel ini telah dibaca 2706 kali

Baca Lainnya