Hukrim

Jumat, 1 Mei 2020 - 20:54 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Kasubdit Tiga Jatantras Polda Sulbar, AKBP Andi Mappijaji.

Kasubdit Tiga Jatantras Polda Sulbar, AKBP Andi Mappijaji.

Diduga Makelar Proyek, Tiga Pria Resmi Ditetapkan Tersangka

SULBAR, pojokcelebes.com | Tiga pria yang menjadi terlapor akibat ulahnya yang diduga menjadi makelar proyek. Akhirnya resmi ditetapkan menjadi tersangka oleh penyidik Subdit Tiga Jatanras Polda Sulbar. Perubahan status menjadi tersangka terhadap Kertiganya, setelah penyidik melakukan gelar perkara terhadap delik aduan korban atas nama Ahmad Kamil.

Kasubdit Tiga Jatanras Polda Sulbar, AKBP Andi Mappijaji kepada pojokcelebes.com menyebutkan, dari hasil kesimpulan dalam gelar perkara oleh Subdit Tiga terhadap kasus aduan ini. Disimpulkan bahwa kasus makelar proyek ini langsung dinaikan statusnya menjadi penyidikan ( Sidik ) dengan tersangka dengan inisial AR, IR dan AJ.

” Dalam kesimpulan gelar pekara Kamis kemarin, kasus ditingkatkan ke tahap penyidikan dengan menetapakan Tiga orang tersangka,” kata Andi Mapijaji kepada pojokcelebes.com. Jumat ( 1/5 )

Lanjut Mappijaji, dalam gelar perkara ini diungakpkan bahwa korban Ahmad Kamil, awalnya diperkenalkan oleh tersangka inisial AJ ke tersangka AR. Setalah tersangka AJ menyakinkan kepada korban bahwa AR berteman dengan IS, akhirnya korban merasa yakin bahwa akan mendapat proyek sesuai apa yang disampaikan oleh AR dengan alasan dibelakannya ada nama tersangka IS, sehingga uang tunai milik korban hingga mencapai 357 juta mengalir ke kantong AR sebagai dana pertama ( DP ). Bahkan disebutkan sebagian dana mengalir kekantong tersangka IS dengan jumlah puluhan juta rupiah. Namun Alih – alih korban dapat proyek, uang tunai sebagai dana pertama untuk mendapatkan paket proyek hingga kini tak kunjung kembali hingga korban mengaku merasa dirugikan.

” Ketiga tersangka ini masing – masing memiliki peran. Korban mengeluarkan uang hingga mencapai 357 juta rupiah karean di janji proyek, tetapi proyek yang dijanjikan tidak ada. Dan ini kami masih dalami dalam penyidikan nanti, ” jelas Mappijaji.

Saat ditanya soal penahanan terhadap Ketiga tersangka ini, kata dia, bisa saja Ketiganya ditahan. Namun kata dia, soal penahanan diatur dalam undang dan masih koordinsi dengan pihak Kejaksaan tentang duduk perkara ini yang dikaitkan dengan hasil gelar perkara kemarin.

” Kalau penahanan Ketiganya nanti kita lihat, kalaupun ditahan saya tahan karena undang – undang memberikan kesempatan untuk melakukan penahanan. Tetapi dalam waktu dekat ini tetap kami akn koordiansi lagi dengan Kejaksaan tetang duduk perkara yang dikaitkan dengan gelar peraka kemarin. Yang jelas perkara ini dilanjut dan tidak ada alasan untuk tidak satya lanjutkanm, ” tegas Kasubdit Tiga Jatanras Polda Sulbar.

Seperti diketahui, Ketiga tersangka diduga melakukan perbuatan pidana perbuatan dan pengelapan yang diduga dilakukan Ketiga tersangka dengan menjanjikan proyek terhadap korban Ahmad Kamil. Sederet paket proyek yang dijanjikan oleh Ketiga tesangka hingga korban berani mengeluarkan uang hingga mencapai 357 Juta rupiah.

Beberapa paket proyek yang janjikan oleh tersangka diantaranya. Proyek pekerjaan pembangunan pagar SMA 4 Polman korban menyerahkan uang kepada tersangka seniali 3 juta. Proyek peningkatan jalan Salutambung Urekan Kecamatan Ulumanda Kabupaten Majene, tersangka menerima uang dari korban senilai 90 juta. Proyek pekerjaan perencana renovasi dan pengembangan bangunan laboratorium kesehatan lagi – lagi korban menyerahkan dana 32 juta kepada tersangka. Pekerjaan dikantor Dikanas Provinsi Sulbar dengan uang yang diminta sebesar 30 juta. Proyek pembangunan pagar SMA 1 Mamasa, korban juga menyerahkan uang sebesar 10 juta kepada tesangka. Proyek pekerjaan irigasi Messawa di Kabupaten Mamasa, tersangka juga menerima uang sebanyak 6 juta dari korban. Proyek pekerjaan pemukiman lantora di Kabupaten Polman, tersangka menerima uang dari korban sebesar 64 juta serta proyek pembanguan tebing di Mapilli, namun tersangka tidak menerima uang hanya saja tersangka dan korban bicara komitmen. |Adji

Artikel ini telah dibaca 1644 kali

Baca Lainnya