Celebes

Senin, 11 Mei 2020 - 21:40 WIB

4 minggu yang lalu

logo

Tiga dokumen MoU selesai diteken oleh masing - masing pengawas dana refocusing Covid - 19, sebagai bentuk agar tidak ada penyimpangan.  ( Foto. Amir Kejati )

Tiga dokumen MoU selesai diteken oleh masing - masing pengawas dana refocusing Covid - 19, sebagai bentuk agar tidak ada penyimpangan. ( Foto. Amir Kejati )

Tegas ! Mainkan Dana Refocusing Covid – 19 Jeruji Besi Menanti. Kajati Sulbar Teken MoU

SULBAR, pojokcelebes.com | Antisipasi adanya permainan nakal terhadap penggunaan anggaran refocusin dana Covid -19 yang terbilan Miliaran rupiah itu, agar tidak masuk ke kantong pribadi ( Korupsi ). Senin sore ( 11/5 ). Dilaksanakan penandatanganan perjanjian kerjasama atau Memorandum Of Understanding ( MoU ), antara Gubernur Provinsi Sulbar dengan penegak hukum Kejaksaan Tinggi ( Kejati ) Sulbar, bersama Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan ( BPK-P ) Perwakilan Sulawesi Barat.

Penandatangan MoU yang berlangsung di lantai II kantor Gubernur Sulawesi Barat. terlihat dokumen kesepakatan itu, diparaf langsung oleh Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, serta Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat, Damawel Aswar dan Kepala BPKP Perwakilan Sulbar, Hasolon Manalau.

Kajati Sulbar, Darmawel menyebutkan, MoU yang dibangun itu berdasarkan dengan surat edaran Jaksa Agung Nomor: 7 Tahun 2020 tanggal 9 April 2020, Perihal Optimalisasi pelaksanaan pendampingan terhadap refocusing kegiatan, realokasi Anggaran serta pengadaan barang dan jasa dalam rangka Percepatan Penanganan Virus COVID – 19.

Selain itu, juga bersesuaian pula Surat Edaran Jaksa Agung Muda Perdata Dan Tata Usaha Negara ( JAMDATUN ) SE – 02 / G / Gs. 2 / 04 / 2020 tanggal 1 April 2020 Perihal Pedoman Pendampingan Hukum Keperdataan Pengadaan Barang dan Jasa Dalam Keadaan Darurat.

Penandatangan MoU disaksikan oleh unsur Forkopimda Pemprov Sulbar dengan tetap menjaga jarak.

Sedangkan kepala BPK – P menegaskan, dengan MoU ini merupakan pijakan atau dasar hukum dalam melakukan tindakan pengawasan dalam penggunaan dana Refocusing dana COVID 19 sehingga bantuan betul – betul tepat sasaran.

Sementara Gubernur Sulbar, ABM menyampaikan apresiasi kepada Kajati Sulbar dan Kepala BPKP Perw Sulbar. dengan adanya pendampingan maupun pengawalan dalam penggunaan Refocusing dana COVID 19 sehingga penyimpangan bisa diminimalisir, oleh karena sesuai arahan dan petunjuk pemerintah pusat Pemprov Sulbar akan melaksanakannya dengan sepenuh hati. Hal sudah sejalan dengan pembentukan Tim Gugus penanganan dampak virus di Sulbar dan kepada masyarakat.

” Dengan adanya MoU ini, penyimpangan dana akan bisa diatasi. Jika hal ini juga terjadi. ya siap – siap konsekuensinya pasti kerana hukum, ” tegas ABM. |Adji

Artikel ini telah dibaca 2563 kali

Baca Lainnya