Hukrim

Jumat, 22 Mei 2020 - 20:07 WIB

2 minggu yang lalu

logo

foto ilustrasi

foto ilustrasi

Hanya Gegara Knalpot Motor, Enam Warga di Majene Berkelahi

MAJENE, pojokcelebes.com | Sedikitnya Enam warga Lingkungan Cilallang Kelurahan Pangaliali, dipastikan tidak akan bisa berlebaran dengan keluarga karena harus menjalani perawatan intensif Rumah Sakit Umum Daerah Majene, setelah terjadi perkelahian hebat dengan menggunakan senjata pemukul ( balok, batu dan sajam ). Kamis sore ( 21/5 ) sekitar pukul 16.20 Waktu setempat

Kasat Reskrim Polres Majene, AKP Jamaluddin mengatakan, terjadinya perkelahian antar Dua kelompok ini ditengarai adanya kesalapahaman soal suara knalpot motor yang keras yang menggangu warga lain. Pelaku yang tidak senang dengan suara bising hingga menjurus ke persoalan sebutan keluarga kedua kelompok.

” pelaku Hasbi dan Ashary naik sepeda motor namun suara knalpot keras, melintas depan rumah pihak Ilham dan Rady. Keduanya memberhentikan dengan gertakan hingga ada sebutan keluarga, ” kata Kasat Reskrim Polres Majene kepada pojokcelebes.com

Hanya persolan sepele itu, Ishak yang tak lain keluarga Hasbi dan Ashary, yang kebetulan datang melaut. Tiba – tiba naik pitang mencari Ilham dan Randy, namun tidak menemukan hanya saja si Ishak meninggalkan tanda dengan memarangi pintu rumah yang dicari bagian depan lalu kembali. Beruntung kejadian ini belum terjadi apa-apa, ditambah dengan ada campur tangan kepala lingkungan Cilallang bersama tokoh masayarakat lain untuk mendamaikan keduanya sehingga kedua kelompok sepakat damai.

” Penyebab awal pada hari Senin tanggal 18 Mei 2020, dan ini hanya persoalan sepele dan tidak perlu diributkan karena kedua kelompok ini sudah sepekat damai yang didamaikan Kepala Lingkungan Cilallang, ” kata Jamaluddin

Namun berselang Tiga hari, tepatnya pada Kamis tanggal 21 Mei 2020, sekitar jam 16.00 Wita. Pihak keluarga dari Ilham yang baru pulang dari melaut, tiba – tiba marah besar mendengar bahwa pernah didatangi pihak keluarga Hasby cs, yang tidak tahu bahwa persoalan tersebut sudah didamaikan.

Sehingga Ilham CS, bersama keluarganya yaitu Radi, Ilham, Fuad, Hamsah alias Ammu mendatangi kembali pihak keluarga Hasbi. Sehingga per kelahian tak terhindarkan dan kedua kelompok menderita luka – luka akibat terkena senjata tajam dan senjata pemukul balok.

Diketahui dari Enam korban luka – luka Kedua Kelompok, semuanya masih dalam perawatan medis rumah sakit setempat. Diketahui korban yang dirawat adalah :

Pihak 1 ( pertama )

  1. Hasby
  2. Ashary
    ( Semua di rumah sakit )

Pihak 2 ( kedua )

  1. Fuad
  2. Ammu
  3. Sultan.
  4. Sahrul
    ( Semua ada dirumah sakit )

Dan yang tdk dirawat kami sudah amankann yaitu

  1. Radi
  2. Ilham
    ( Sdh diamankan dikantor ) . | Adji

Artikel ini telah dibaca 2800 kali

Baca Lainnya