Advertorial

Sabtu, 9 Februari 2019 - 21:21 WIB

7 bulan yang lalu

logo

Balai POM Mamuju Bersama Dinkes Gelar Sosialisasi Bahan Berbahaya

MAMUJU,pojokcelebes.com | Menekan peredaran Terapeutik, Obat Tradisional, Kosmetik, Produk Komplemen, Pangan dan Bahan Berbahaya Tahun 2019. Balai POM di Mamuju bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju melakukan sosialisasi penyebaran informasi bahan berbahaya.

Kasi informasi dan komunikasi Balai POM di Mamuju, Fitri kepada pojokcelebes.com mengatakan, kegiatan sosialisasi penyebaran informasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman bagi pelaku UMKM Pangan (Industri Rumah Tangga Pangan – IRTP) di Kabupaten Mamuju agar dapat memproduksi dan memperdagangkan pangan yang memenuhi persayaratan keamanan dan mutu serta mengendalikan risiko bahaya pada pangan sehingga produk UMKM Kabupaten Mamuju berdaya saing.

Selain itu kata dia, peserta juga diberikan materi tentang peraturan perundang-undangan di bidang pangan, berbagai jenis bahaya (Biologis, Kimia Dan Fisik) serta cara mengatasinya higiene dan sanitasi pengolahan pangan teknologi pengolahan pangan tepat guna di IRTP. Dan menggunakan bahan tambahan pangan (BTP) dengan benar dan tepat di IRTP serta memilih dan mendesain kemasan dan label produk pangan IRTP,” singkat Fitri

” Dengan semakin meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan, sekarang ini masyarakat semakin peduli tentang bagaimana suatu produk pangan diproduksi, dipasarkan dan disajikan. ” terang Fitri.

Sosialisasi yang dibuka langsung oleh Kadis Kesehatan melalaui Sekdis Kesehatan Mansur mengatakan, diharapkan semua peserta khususnya para pelaku UKM untuk mengikuti dengan benar. Meskipun kata dia, industri pangan memiliki tanggungjawab utama dalam menjamin keamanan produk pangan yang dijualnya, keberlangsungan suplai pangan yang aman tetap menjadi tanggungjawab pemerintah.

” untuk melindungi kesehatan dan keselamatan masyarakat. Pengawasan pangan juga penting untuk menjamin keamanan dan mutu pangan guna memfasilitasi perdagangan,” pungkas Mansur.

|Adji

Artikel ini telah dibaca 0 kali

Baca Lainnya