Hukrim

64 Kades di Kabupaten Mamasa Terancam Dilaporkan ke Tipikor

MAMASA,pojokcelebes.com | Sejumlah Kepala Desa ( Kades ) di Kabupaten Mamasa. Akhir – akhir ini, menjadi sorotan publik. Pasalnya setelah, oknum Kades Salokonta Kecamatan Mehalan Kabupaten Mamasa menjadi tersangka, kini menuai babak baru . Dikabarkan, sebanyak 64 oknum Kades Kabupaten Mamasa terancam akan digiring ke rana hukum.

Para Kades di Kabupaten Mamasa yang akan dilaporkan ke penegak hukum, ditegaskan oleh ketua Join Kabupaten Mamasa, Andi Waras Tala kepada pojokcelebes.com. Rabu (10/4).

Kata Waris, diperkirakan ada 64 Kades di Kabupaten Mamasa diduga melakukan permainan curang terhadap penggunaan dana alokasi desa ( ADD ) dengan Dana Desa ( DD ) yang diduga beraroma Korupsi. Meskipun tidak menyebut nama -nama Kades yang dimaksud, kata Waris, bahwa data dugaan penyimpangan anggaran desa itu berupa bukti yang dikantongi seperti APBDes dan RAB serta dokumentasi fisik dilapangan dalam bentuk foto dan visual ( Video ) kegiatan.

“Sebanyak ada 64 nama oknum Kades yang saya laporkan ke Polda atau Kejati dengan membawa bukti – bukti yang valid,” tegas Waris kepada pojokcelebes.com.

BACA JUGA : https://pojokcelebes.com/2019/04/10/diduga-mainkan-dd-seorang-kades-di-kabuapaten-mamasa-jadi-tersangka/

Saat ditanya siapa saja nama -nama oknum Kades yang dimaksud, Waris hanya mengaku belum bisa membeberkan karena masih menerapkan praduga tak bersalah.

” Maaf belum saatnya kami ungkapkan ke publik, sebab kita selalu mengedepankan praduga tak bersalah. Jadi soal nama – nama oknum kades itu akan terungkap saat laporan sudah mesuk di meja Kejati atau Polda Sulbar. Pokoknya dalam waktu dekat.” jelas Waris.

Dia berharap, atas laporannya nanti pihaknya akan menunggu sikap ketegasan dari penegak hukum untuk memanggil para Kades sebagai terlapor.

” kita minta ketegasan dari penegak hukum setelah laporan masuk. Saya kasi bocoran sedikit ini ya soal adanya Kades yang nakal memainkan anggaran desa seperti, dugaan pertanggung jawaban administrasi yang tidak sesuai dengan kondisi fisik dilapangan diantaranya kualitas dan volume. ” pungkas Waris. |Rus

Please follow and like us:
Tags
Show More
loading...

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker