Hukrim

Beli Sapi Curian, Akhirnya Juragan Sapi Duduk di Kursi Pesakitan

MAMUJU,pojokcelebes.com | Sidang pencurian ternak sapi, yang menyeret nama juragan sapi sebagai penadah dan menjadi terdakwa H.Sudirman asal Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju. Senin sore (15/4).kembali menjalani sidang di Pengadilan Negeri ( PN ) Mamuju dengan agenda pemeriksaan saksi.

Dalam persidangan yang dipimpin langsung ketua majelis Hakim, Heriyanto, SH,MH dengan dua wakil majelis hakim Andi Adha, SH bersama dengan David, SH,MH. Kali ini jaksa penuntut umum ( JPU ) Syamsul Alam, SH menghadirkan Lima orang saksi, diantaranya pemilik ternak sapi yang hilang Usman, Amiruddin, Suratno,Arifin dan Salim.

Dihadapan mejelis hakim, Kelima saksi saat dicecar sejumlah pertanyaan oleh JPU. Seperti keterangan saksi Usman yang tak lain pemilik ternak sapi, mengaku kehilangan ternak sapinya satu ekor selama Tiga hari yang diikat didepan gudang penggilingan padi di kelurahan Tasiu Kecamatan Kalukku. Saat mendengar informasi bahwa sapinya ada si belakang rumah terdakwa, saksi langsung menuju ke rumah terdakwa dengan mengecek langsung. Rupanya informasi tersebut kata dia, benar berdasarkan ciri -ciri ternak sapi yang hilang sama persis sapi yang ada di rumah milik terdakwa. Bahkan hewan ternak sapi miliknya di jual oleh pelaku pencuri atas nama Muhlis ( Sudah jadi terdakwa ) dijual kepada terdakwa atas nama H Sudirman dengan harga 6 juta rupiah.

” Saya dengar enam juta dijualkan oleh Muhlis kepada pak haji. Begitu saya tindak lanjuti bersama pak Amiruddin, benar saya melihat langsung sapi yang terikat di belakang rumah terdakwa. Berdasarkan ciri -cirinya seperti ekornya ada warna putih dan telinga ada lobang dan hamil tua. Sudah saya pastikan sapi itu sapi saya berdasarkan ciri-cirinya,” jelas Usman saat menjawab pertanyaan JPU.

Senada dengan keterangan saksi Amiruddin bahwa sapi milik Usman diikat dibelakang rumah milik terdakwa. Namunkata Amiruddin, sapi tersebut bisa dipindahkan setelah ditemani petugas Polisi. Yang mengagetkan, saksi Amiruddin mengaku bahwa sebelum kasus ini terungkap, sebelumnya juga pernah ditemukan sapi tanpa pemilik diikat dirumah terdakwa. Karena tidak ada bukti kata dia, akhirnya persoalan itu tidak jelas arahnya.

” Pernah juga pak, ada sapi terikat di depan rumahnya terdakwa dan sapi itu tidak ada yang mengakui miliknya siapa. Karena tidak ada bukti ya tidak ada kabarnya lagi,” benar Amiruddin

Sementara keterangan saksi Suratno bersama dengan saksi Arifin juga memberikan keterangan bahwa ternak sapi curian berada dibelakang rumah terdakwa. Atas kesepakatan pemilik ternak, sapi tersebut dimuat dengan mengunakan mobil ke kantor Polisi.

” Saya yang muat ke kantor Polisi pak, sesuai dengan kesepakatan pemilik sapi dengan pak polisi. Dan langsung dibuatkan berita acara oleh polisi,” bebernya.

Berbeda dengan saksi Salim yang tak lain menantu terdakwa Sudirman mengaku, sapi yang dibeli mertuanya seharga Enam juta itu tidak mengatahui apakah sapi curian bukan. Saksi Salim juga mengakui bahwa mertuanya itu adalah pedagang sapi.

” Memamg pak mertua saya pedagang sapi. Dan Saya tidak tau pak apakah sapi itu sapi curian. Kerjaku hanya memberi makan sapinya. Saya memang pernah disuruh antar sapi kebelakang rumah,” katanya.

Usai Kelima saksi memberikan keterangan. Terlihat terdakwa H Sudirman yang menggunakan baju koko lengkap dengan songkok hajinya mengaku, semua keterangan saksi diterima dan dibenarkan. Sementara sidang kembali dilanjutkan Minggu depan dengan agenda masih pemeriksaan saksi yang dihadirkan JPU.

|Adjie

Please follow and like us:
Tags
Show More
loading...

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker