Advetorial

KPK Sebut DPRD Punya Tunjangan Tidak Boleh Pakai Randis

Aset Pemprov Sulbar Belum di Kembalikan

MAMUJU,pojokcelebes.com | Sejumlah aset bergerak maupun tidak bergerak milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ) menjadi sorotan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) saat menghadiri pertemuan tertutup kemarin di lantai Dua Kantor Gubernur Sulbar.

Ditemui usai pertemuan, Kepala Koordinator Wilayah ( Korwil ) VIII KPK RI, Adlinsyah Malik Nasution, mengaku meskipun tidak menyebutkan inti dari pertemuan dengan beberapa pejabat pemprov Sulbar. Namun menariknya informasi yang didapatkan sebut Aldinsyah, sejumlah aset daerah Pemrov Sulbar seperti kendaraan dinas ( Randis ) masih ada dimilik oleh mantan pejabat yang seharusnya sudah dikembalikan setelah pensiun ke aset Pemrov Sulbar untuk dimanfaatkan pejabat lainnya. Tetapi kata dia, sampai saat ini belum juga dikembalikan. Selain itu, yang menjadi sorotan khusus adalah beberapa anggota DPRD Pemprov Sulbar yang dketahui sudah memiliki tunjangan, masih menguasai Randis tersebut dan belum dikembalikan ke aset pemprov.

” Di Sulbar ini, masih ada mantan pejabat yang menguasai aset pemerintah seperti Mobil dinas yang seharusnya mereka harus kembalikan karena itu aset pemprov. Kalau tidak salah masih ada 20 Randis diluar yang belum dikembalikan khususnya pada 12 mantan pejabat. Seperti di DPRD juga masih ada Randis, seharusnya mereka kembalikan karena anggota dewan memang sudah punya dana tunjangan dan wajib mereka kembaliakan ya, ” kata Aldiansyah kepada wartawan saat ditemui usai melakukan pertemuan dengan pejabat Pemprov Sulbar.

Dalam pertemuan tertutup yang berlangsung satu hari dipimpin langsung Sekdaprov Sulbar Muh Idris serta sejumlah pejabat eselon dua,seperti Kepala bagian keuangan, bagian aset daerah, Kabiro Umum dan pejabat lainnya.

|Adji

Please follow and like us:
Show More
loading...

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker