Advetorial

Dinkes Parimo Fokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi

PARIMO, pojokcelebes.com | Pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten setelah mendapat level merah sebagai daerah tertinggi angka kematian ibu dan bayi di Sulawesi Tengah, kini mulai berangsunr turun sejak dua tahun berturut-turut.

Menurut Kadis Kesehatan dr Revi Tilaar kepada Nuansa Pos mengatakan, upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Parigi Moutong dilakukan secara bergerilia oleh jajaran Puskesmas yang ada di setiap Kecamatan se-Kabupaten Parimo.

“Sesuai hasil riset kami, dari tujuh belas kasus kematian ibu, di tahun 2018 turun menjadi delapan kasus, kemudian kematian bayi dari 92 kasus di tahun 2018 juga turun menjadi 42 kasus,” kata Revi saat ditemui dikantornya, Kamis (23/5/2019).

Revi katakan, hal ini karena kerja keras pihak Puskesmas dan Bidan Desa yang tersebar di wilayah Kabupaten Parimo. Selain itu, ada juga instruksi dari Bupati Parimo terkait kontrak kinerja dengan pihak Dinas Kesehatan Kabupaten.

Sebagai pimpinan di jajarannya, sang dr mantan Kepala RSUD Anuntaloko ini terus berupaya menjalankan amanah instruksi Bupati sebagai kontrak kerja untuk melakukan penurunan angka kematian ibu dan bayi di Parimo.

Kasis mengaku akan terus berupaya memberikan keterampilan kepada para Bidan tentang pengetahuan untuk tehnik penanganan ibu hamil dan ibu bersalin. Dan ini menjadi rujukan yang harus diperkuat, baik transportasinya serta persiapan kantong darah, ujarnya.

Bahkan, saat ini rahim remaja putri juga sudah dipersiapkan secara matang dengan memberikan tablet tambah darah, lingkar lengan atas, dan pemberian asupan gizi, dengan tujuan untuk menguatkan rahim. Hal itu sudah diinstruksikan secara lisan di seluruh wilayah di Kabupaten Parimo.

“Jadi, remaja putri itu harus diperhatikan untuk mempersiapkan rahimnya agar supaya bayinya sehat dan ibu juga sehat, agar tidak kekurangan darah meskipun kawin diusia muda rahimnya sudah siap,”tutup Revi.

| Pde

Please follow and like us:
Show More
loading...

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker