Hukrim Nasional

Jumat, 28 Juni 2019 - 19:49 WIB

3 minggu yang lalu

logo

Kajari Pasangkayu, Imam MS. Sidabutar.

Kajari Pasangkayu, Imam MS. Sidabutar.

Tentang Korupsi Pengadaan Benih, ini Kata Kajari Pasangkayu

PASANGKAYU,pojokcelebes.com | Soal kasus pengadaan benih di Kabupaten Pasangkayu tahun 2016, yang sudah menyeret Dua orang tersangka bahkan sudah menjadi tahanan titipan di Rutan Rondong Manyang Kabupaten Pasangkayu.

Kepala Kejaksaan Negeri ( Kajari ) Pasangkayu Imam MS. Sidabutar kepada pojokcelebes.com mengatakan, bahwa saat pihaknya masih dalam penanganan perkara pengadaan benih dengan menahan dua orang yang diduga pelaku pada kegiatan pengadaan benih tahun 2016. Kata dia, pihaknya akan mengupayakan perkara ini bisa secepat dilakukan tahap penuntutan.

” pelakunya Dua orang, kami sudah tahan dan dititip di Rutan Rondong Manyang, statusnya adalah rekanan dan seorang pejabat PNS. Kami juga berharap, agar perkara ini bisa secepatnya kami naikkan di penununtutan,” ujarnya.

Pada kasus ini, kata mantan Kordinator Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Gorontalo, bahwa baru dua orang mendapatkan status sebagai tersangka. Imam mengaku, pihaknya masih melakukan pendalaman kasus.

” Meskipun sudah dua orang yang ditetapkan menjadi tersangka. Tetapi tentang perkara ini, kami masih tetap dalami, salahsatunya adalah menunggu fakta – fakta persidangan, ” tegas Imam.

Kata dia, terkait dengan status tersangka yang sudah menjadi tahanan Kejaksaan. Menurut Imam, sewaktu – waktu pihak penyidik bisa saja membutuhkan keterangan tambahan terhadap kedua tersangka bila dibutuhkan penyidik Kejaksaan.

Seperti diberitakan sebelumnya Dua tersangka itu adalah yang disebut- sebut oleh Jaksa terlibat dalam praktik nakal pengadaan benih hingga mengalami kerugian negara berjumlah 500 juta lebih, berdasarkan hitungan BPK- P Provinsi Sulawesi Barat.

| Adji

Artikel ini telah dibaca 86 kali

Baca Lainnya