Hukrim Nasional

Senin, 1 Juli 2019 - 23:17 WIB

2 minggu yang lalu

logo

NAKAL - Pelaku dengan tangan diborgol digelandang ke sel tahanan Polres Mamuju.

NAKAL - Pelaku dengan tangan diborgol digelandang ke sel tahanan Polres Mamuju.

Satu Tahun DPO, Pelaku Pelecehan Anak Dibawah Umur Diringkus

MAMUJU,pojokcelebes.com | Usai sudah pelarian pelaku pencabulan anak dibawah umur yang diketahui bernama Sakriadi alias Ca’ling. Setelah setahun masuk dalam daftar pencarian orang ( DPO ). Akhirnya, Jum’at kemarin(30/6), berhasil dibekuk oleh Polisi di rumahnya di Dusun Ba,balalang Desa Beruberu Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju.

Kasat Reskrim Polres Metro Mamuju, AKP Syamsuriansah mengatakan, kejadian ini terjadi pada tahun 2018 lalu di rumah korban di Dusun Ba,balalang Desa Beruberu Kecamatan Kalukku. Kata dia, Dalam laporan polisi oleh orang tua korban dengan nomor LP/17/1/2018 tangaln11 Januari 2018. Pelaku dilaporkan orangtua korban karena, pelaku melakukan pelecehan terhadap anak dibawa umur. Korbannya sebut saja Bunga, umurnya masih 14 tahun. Saat itu, korban bunga baru pulang dari sekolah dan sedang berada dalam kamar merebahkan diri. Entah apa yang ada diotak pelaku, tiba – tiba masuk kedalam kamar korban dengan gejolak nafsu tinggi, bahkan tangan nakalnya ( maaf ) langsung meremas buah dada korban dan menciumnya. Bahkan pelaku sempat menutup mulut korban agar tidak berteriak. Beruntung kejadian saat itu, korban bisa meloloskan diri dan berteriak, sementara pelaku langsung melarikan diri.

Atas kejadian nakal pelaku yang terjadi di bulan Januari tahun 2018. Pelaku yang langsung menghilang dan tersiar bahwa pelaku berada di Kota NTT.

” Berdasarkan informasi kelauraga korban, bahwa pelaku sudah di rumahnya setelah pulang dari NTT. Dan polisi dengan sikapnya langsung mengakap pelaku tanpa perlawanan diruhmanya,” kata Kasatreskrim.

Kini pelaku sudah dalam tahanan Polres Metro Mamuju untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Dan diancam dengan undang- undang perlindungan anak, dengan ancaman kurungan badan minimal 3 tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara dengan denda 5 Miliar.

|Adji

Artikel ini telah dibaca 248 kali

Baca Lainnya