Nasional

Selasa, 2 Juli 2019 - 23:11 WIB

2 minggu yang lalu

logo

BPJS  - Puluhan pelaku usaha mengikuti sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan Mamuju.

BPJS - Puluhan pelaku usaha mengikuti sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan Mamuju.

Minta Semua Pelaku Usaha di Mamuju, Bisa Menjadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan.

MAMUJU,pojokcelebes.com |
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Provisi Sulawesi Barat. Menggelar sosialisasi kepatuhan hukum program jaminan sosial ketenagakerjaan yang sasarannya adalah semua pemilik usaha di Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar).

Acara sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan Mamuju, tetap masih menggandeng Kejaksaan negeri ( Kejari ) sebagai pengacara negara, dibuka langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Mamuju, Ranu Indra, SH.MH.

Sedikitnya kurang lebih dari 60 orang sebagai pelaku usaha, terlihat serius mendengarkan arahan pihak dari BPJS Ketenagaerjaan yang berlangsung di aula kantor Kejari Mamuju. Selasa (2/7)

Ditemui kepala BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Barat, Iman M. Amin mengatakan, kepada semua pengusaha yang ada di Mamuju yang mengikuti sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan berharap bisa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan para pekerja melalui mekanisme jaminan sosial khusunya di bidang ketenagakerjaan dan perlindungan dari resiko.

Lebih lanjut Iman menjelaskan, sasaran utama sosialisasi ini adalah para pelaku usaha di Kabupaten Mamuju, yang belum menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan agar bisa jadi peserta. Lanjut dia katakan, Bagi pemilik badan usaha yang menghadiri sosialisasi ini, Kata dia, ada Tiga kategori perusahaan yang ikut sosialisasi ini. Pertama, adalah perusahaan wajib belum daftar. Kedua, adalah perusahaan yang mendaftarkan sebagian upah atau mendaftarkan sebagian pekerja. Dan Ketiga perusahaan perusahaan jasa konstruksi yang wajib daftar tapi juga tapi belum mendaftarkan tenaga kerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan.

” Jumlah perusahaan yang ikuti sosialisasi 120 tapi dibagi Dua tahap hari ini dan Minggu depan. Harapan kami nanti, setelah kegiatan ini selesai. Perusahaan bisa peduli terhadap progaram BPJS Ketenagakerjaan, pekerjanya bisa terlindungi, tenang dan nyanam karena sudah ada BPJS Ketenagakerjaan yang melindungi dari resiko,” jelas Iman kepada pojokcelebes.com

Selain itu Iman juga menjelaskan, jika ada perusahaan yang tidak patuh terhadap program BPJS Ketenagakerjaan tentunya ada sanksi tegas yang menanti sesuai dengan peraturan pemerintah ( PP ) nomor 86 tahun 2003 tentang penggunaan sanksi administratif. Masih dia, jika ada badan usaha tidak patuh atau tidak memenuhi kewajiabannya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Pihak BPJS Ketenagakerjaan masih melakukan teguran persuasif melalui surat selama Dua kali. Namun jika teguran itu tidak diindahkan, terpaksa pihak dari BPJS Ketenagakerjaan mendorongnya kerana hukum berdasarkan dengan PP tersebut.

” Berdasarkan peraturan pemerintah nomor delapan puluh enam tahun dua ribu tiga tentang penggunaan sanksi administratif. Jika ada badan usaha yang melanggar sudah pasti akan dicabut izin usahanya dan denda 1 Miliar rupiah,” tegas Iman.

Dalam Pantauan pojokcelebes.com. Sosialisasi kepatuhan hukum program jaminan sosial, dibuka langsung Kajari Mamuju, Ranu Indra,SH MH, yang didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan,Iman M. Amin. Serta dihadiri puluhan pelaku usaha di Kabupaten Mamuju.

|Adji

Artikel ini telah dibaca 195 kali

Baca Lainnya