Hukrim Nasional

Selasa, 9 Juli 2019 - 11:48 WIB

3 bulan yang lalu

logo

KASASI - Disaksikan Kejari Mamuju, Ranu Indra, SH.MH bersama dengan Jaksa penuntut, Abdul Bahtiar Leo,SH.MH. Gafur menandatangani berita acara penahanan.

KASASI - Disaksikan Kejari Mamuju, Ranu Indra, SH.MH bersama dengan Jaksa penuntut, Abdul Bahtiar Leo,SH.MH. Gafur menandatangani berita acara penahanan.

Mantan Bendahara Sekda Gafur, Kembali Meringkuk di Rutan Mamuju

MAMUJU,Pojokcelebes.com | Hanya Tiga bulan menghirup udara bebas, mantan bendahara Sekda Mamuju, Abdul Gafur. Selasa ( 8/7) kembali meringkuk di sel tahanan Rutan kelas II B Mamuju, untuk menjalani vonis 1 tahun 6 bulan penjara.

Dikonfirmasi Jaksa penuntut umum, Abdul Bahtiar Leo, SH.MH membenarkan bahwa hari ini, Gafur yang tersandung utang Pemda Mamuju, hari sudah dieksekusi berdasarkan putusan Mahkamah Agung atas kasasi Jaksa penuntut yang diterima dengan nomor 383 K/pid/2019 tanggal 14 Mei 2019. Dikuatkan dengan surat perintah pelaksanaan putusan pengadilan Kejaksaan Negeri Mamuju nomor : 49/R.4.15/Epp.3/07/2019 tgl 9 juli 2019. Dan terdakwa Abdul Gafur terbukti bersalah dengan melanggar pasal 378 KUHP tindak pidana penipuan

” Tadi pagi barusan kami eskesukuai setelah proses berita acara penahanan ditanda tangani di kantor Kejari Mamuju. Dan kami antar langsung ke Rutan Mamuju, barusan,” jelas Bahtiar kepada pojokcelebes.com. Selasa (8/7)

Seperti diberitakan, awalnya bendahara Sekda Mamuju, Gafur yang menjadi terdakwa atas utang Pemda. Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Mamuju, Jaksa menuntut Empat tahun penjara. Namun dalam putusan Majelis Hakim, terdakwa Gafur divonis bebas. Atas putusan bebas Gafur, Jaksa penuntut umum akhirnya kasasi ke Mahkamah Agung dan di kabulkan alias diterima dan vonis 1 tahun 6 bulan.

|Adji

Artikel ini telah dibaca 236 kali

Baca Lainnya