Nasional

Rabu, 10 Juli 2019 - 11:43 WIB

1 minggu yang lalu

logo

Ada Cerita Percintaan di FPPN.2019 Yang Digelar Pemkab Blitar

BLITAR,pojokcelebes.com | Pemkab Blitar melalui Disparbudpora Kabupaten Blitar menggelar sekaligus pembukaan acara Festival Penataran dan Panji Nusantara 2019 (FPPN.2019). Acara ini digelar di komplek Amphiteater Penataran, Nglegok, Kabupaten Blitar selama dua hari mulai Selasa 9 Juli – Rabu 10 Juli 2019.

Festifal Penataran dan Panji Nusantara dibuka langsung oleh Bupati Blitar, H. Rijanto MM, dalam hal ini diwakili oleh Asisten Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Blitar, Dra. Tuti Komaryati, MM, dan hadir pula, Direktur Jendral Kebudayaan, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI, yang diwakili oleh Direktur kesenian, Restu Gunawan Mhum, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur, Sinarto, dari unsur Forkompimda Kabupaten Blitar, Ketua PKK dan Dharma Wanita Persatuan serta seluruh Kepala OPD Kabupaten Blitar dan tamu undangan Kepala Disparbudpora, Tulungagung, Kediri, Kota Blitar dan Malang.

Dalam sambutanya, Tuti mengatakan, Festifal Penataran dan Panji Nusantara diadakan tidak lebih untuk merevitalisasi dan menggali potensi daerah di bidang kesenian khususnya panji yang lahir dan berkembang di jawa timur bahkan di Nusantara. Yang mana, sastra dan budaya panji merupakan warisan nenek moyang bangsa Indonesia yang ada sejak abad ke-14 pada zaman kerajaan Majapahit

Panji Nusantara ini merupakan penggambaran seorang tokoh dalam percintaan yang romantisme dan kesetiaan seorang putra mahkota dari Kerajaan Jenggala, Raden Inu Kertapati dan kekasihnya Dewi Sekartaji putri dari Kerajaan Daha. Sehingga cerita ini dari masa kemasa sangat populer dan digemari masyarakat dan berkembang luas sampai ke wilayah nusantara, bahkan sampai ke Asia Tenggara,” ungkap Tuti dalam sambutanya.

Sedangkan cerita Panji banyak diabadikan di beberapa Relief candi – candi di Jawa Timur yang berpusat di Candi Penataran. Banyak reliefnya yang menggambarkan cerita tersebut dan lengkap. Ada cerita Panji seperti ‘Bubuk Sah Gagang Aking’, ‘Sang Setiawan dan Sritanjung’ di samping cerita-cerita yang lain seperti Ramayana dan kresnayana” imbuhnya.

Pementasan Festival Panji Nusantara di Kabupaten Blitar pada hari ini juga digelar, menurut Tuti juga dalam rangkaian hari jadi Kabupaten Blitar ke 695, di mana festival Penataran dan panji Nusantara bakal digelar selama 2 hari yang dimulai tanggal 9 Juli malam ini sampai dengan tanggal 10 Juli Besok, yang lokasinya sama di kawasan wisata penataran.

Dikatakan juga, besok pada tanggal 10 Juli didalamnya masih ada pementasan panji dan tanggal 11 Juli akan digelar kesenian ludruk Blitaran yang nanti bintang tamunya adalah orang nomer satu di Kabupaten Blitar yakni Bupati Blitar bersama forkompinda Kabupaten Blitar.

Selanjutnya, pada tanggal 12 Juli diadakan Kirap Huruf Hambangun Praja, yang merupakan sesantinya masyarakat Kabupaten Blitar dengan dilambangkan api yang tak pernah kunjung padam, yaitu bermakna yang bersemangat berkantar – kantar bersatupadu, dalam bertindak dan bekerja bersama-sama untuk membangun Kabupaten Blitar.

Lebih lanjut, Tuti menuturkan, kirap Hurup Hambangun Praja, dengan sifat kiblat papat limo pancer, dan diawali mulai Pendopo Ronggo Hadinegoro, dikirap menuju kiblat lor/utara di wilayah kecamatan Nglegok, dan malam harinya disemayamkan di Candi Penataran dan dimeriahkan hiburan rakyat dengan pagelaran wayang kulit dengan Ki Seno Nugroho dari Jogjakarta dan sinden Elisa Arkaros Aloso, blasteran sulawesi dan Italia,” tuturnya.

Diketahui, kegiatan Fevestifal Penataran dan Panji Nusantara ini, juga diadakan pameran batu akik dan pusaka serta basar UMKM dan festival kuliner dengan tema masakan nusantara.

Terakhir, “Semoga dengan kegiatan ini Blitar akan lebih dikenal, baik wisata alamnya dengan pantai-pantai yang indah, pegunungan dan bukit – bukitnya yang sejuk dan beraneka ragam, sejarah, realigi dan kulinernya. Sehingga Kedepan, blitar akan dikunjungi oleh wisatawan baik Domestic maupun mancanegara dan dalam hal ini sesuai misi visi Bupati dan Wakil Bupati agar masyarakat Kabupaten Blitar lebih sejahtera, maju dan mempunyai daya saing,” pukas Tuti, Selasa (9/7/2019) kemarin malam di komplek Amphiteater Penataran, Nglegok.(kmf).|delik

Artikel ini telah dibaca 29 kali

Baca Lainnya