Hukrim

Kamis, 11 Juli 2019 - 07:43 WIB

7 hari yang lalu

logo

KASUS - Beberapa tahanan Polda Sulbar, diperlihatkan saat konferensi pers.

KASUS - Beberapa tahanan Polda Sulbar, diperlihatkan saat konferensi pers.

Soal Penganiayaan Seorang Tahanan Narkoba Propam Sudah Periksa Pelaku

MAMUJU,pojokcelebes.com | Dugaan penganiyaan tahanan Narkoba yang dilakukan oleh oknum penyidik Polisi dari Direktorat Narkoba Polda Sulbar, kini dalam tahap pemeriksaan terhadap pelaku atau terlapor.

Hal itu disampaikan Kapolda Sulawesi Barat ( Sulbar ) Brigjen Pol. Baharuddin Djafar, dihadapan sejumlah wartawna saat dilakukan konferensi pers di aula Mapolda Sulbar belum lama ini. Kata Jenderal bintang satu itu, bahwa terkait adanya dugaan penganiyaan terhadap seorang tahanan sudah dalam penanganan Propam. Dan kata dia, pada penanganan itu pasti dilakukan profesional dan terbuka.

” Soal adanya dugaan penganiyaan tahanan Polisi, saat ini sudah ditangani oleh Propam, yang pastinya kawan – kawan pasti kami akan profesional menanganinya dan transfaran. Untuk lebih lebih detailnya silahkan Media tanya langsung ke bagian yang menanganinya Propam, ” jelas Jenderal bintang Satu itu.

Terpisah Kabid Propam Polda Sulbar, AKBP Munarto, kepada pojokcelebes.com mengatakan bahwa terkait laporan adanya dugaan penganiyaan terhadap salahseorang tahanan Narkoba oleh oknum Polisi. Kata dia, meskipun tidak menyebut inisial pelaku namun pihaknya sudah menanganinya dengan melakukan pemeriksaan terlapor sebagai korban dan beberapa saksi.

” Keluarga korban yang melapor langsung ke Propam Polda Sulbar dan kami sudah kami tangani dengan memeriksa pelaku yang juga sebagai terlapor. Kami juga sudah memeriksa sejumlah saksi – saksi. Mengenai terbukti bersalah atau tidak kita tunggu saja kalau semua sudah diperiksa. Saya lupa apa inisial terlapor, yang pastinya kami akan lakukan pemeriksaan secara profesional, ” sebut Munarto.

Seperti diberitakan sebelumnnya, Disebutkan, Korban Kosim Bin Seha, yang tak lain adalah seorang tahanan tangkapan karena tersandung kasus Narkoba jenis Sabu yang ditangkap oleh anggota Direktorat Narkoba Polda Sulbar. Dari keterangan keluarga korban yang tidak mau disebut namanya, menyebutkan bahwa korban dipaksa melakukan tanda tangan hasil berita acara pemeriksaan ( BAP ) oleh salahseorang oknum penyidik Narkoba Polda Sulbar. Saat itu korban mengelak, dengan alasan tidak sesuai kronologis kejadian. Karena korban bertahan, sehingga korban mendapat hadiah bogem mentah dari oknum Polisi, yang membuat wajah korban lebam. Menurut pengakuan sumber, akibat ulah oknum Polisi itu korban mengalami luka lebam dibagian mata kiri atas serta paha atas diduga akibat hantaman benda tumpul.

” Tahanan itu, kondisi mata dibagian kiri masih lebam dan paha kiri. Kemungkinan kena benda tumpul, apakah tonjokan atau apalah,” ujarnya yang sangat menyayangkan tindakan oknum Polisi itu.

|Adji

Artikel ini telah dibaca 231 kali

Baca Lainnya