Hukrim

Kamis, 18 Juli 2019 - 22:47 WIB

1 bulan yang lalu

logo

SIDANG - Ibu bersama anaknya yang masih remaja memberikan keterangan di PN Mamuju dalam perkara KDRT .

SIDANG - Ibu bersama anaknya yang masih remaja memberikan keterangan di PN Mamuju dalam perkara KDRT .

Istri Bersama Anak Akui Terima Perlakuan Kasar dari Terdakwa

MAMUJU,pojokcelebes.com | Nama Kusuma menjadi terdakwa akibat melakukan kekerasan rumah tangga ( KDRT ), terlihat hanya duduk diam mendengar kesaksian istri sahnya atas nama Adin dengan anak tiri yang masih dibawa umur insial RS serta Lita selaku teman saksi Adin, dalam sidang pemeriksan saksi di Pengadilan Negeri ( PN ) Mamuju. Kamis sore ( 18/7)

Sidang yang dipimpin ketua Majelis Hakim Nurlely, SH, diadampingi dua Hakim anggota Erwin Ardian, SH.MH dengan David Fredo Charles Soplanit, SH.MH. Dihadapan mejelis hakim, Dua saksi yakni Adin bersama anaknya inisial RS, mengakui mendapat perlakuan kasar dari terdakwa.

Seperti keterangan saksi RS yang masih umur 17 tahun itu, mengaku mengalami luka mamar dibagian dada serta dibagian tangan yang diduga akibat pukulan terdakwa. Akibat luka mamar yang dialami saksi RS, saat itu sempat tidak masuk sekolah karena sakit dan masih trauma. Atas kekerasan yang dilakukan oleh terdakwa terhadap dirinya, kala itu langsung melaporkan ke pihak yang berwajib ( Polisi ).

” Aku dipikul terdakwa karena masalah dalam rumah tangga mami aku, bagian dada mamar dan bagian tangan. karena aku nggak senang di giniin akhirnya aku laporin aja ke polisi, ” kata RS.

Sedangkan saksi Adin, mengaku pernikahannya sudah berumur Dua tahun dan dikarunia seorang anak. Namun kata ibu yang mengaku ASN di Transmigrasi Provinsi Sulbar, sering mendapat tekanan fisikis dan fisik dari terdakwa hanya karena persoalan sepele. Saksi Adin juga mengaku, sudah menjadi isteri ke Lima atas pernikahan suaminya. Atas persoalan yang menderanya kata dia, rumah tangganya kemungkinan akan berakhir disini ( Cerai ) dengan berbagi alasan termasuk terjadinya KDRT.

” Iya, kemungkinan kami akan cerai karena dia juga ngomong kalau dia ( terdakwa ) kalau keluar dari sel akan nikah kembali dengan wanita lain yang sudah menunggu,” sebut Adin saat ditemui usai persidangan PN Mamuju.

Sementara terdakwa Kusuma dengan memakai baju koko putih lengkap dengan songkoknya terlihat terpelongo mendengar keterangan kesaksian istri dan anak tirinya, dimana keterangan keduanya mengakui bahwa mendapat perlakuan kasar dari terdakwa. Atas itu, kata pria berjenggota itu, dihadapan majelis hakim tidak mengakui apa yang dituduhkan oleh saksi.

” Kedua keterangan saksi istri dan anak saya tidak benar yang mulia, ” singkatnya yang mengakui¬†keterangan saksi tidak benar.

Jaksa penutut Umum ( JPU ) Andri Yuliana, SH.MH, mengungkapkan atas kesaksian saksi yang dihadirkan sudah cukup memberikan keterangan dalam perkara KDRT itu. Andri mengaku, sidang kembali digelar pekan depan dengan agenda pemeriksaan terdakwa.

|Adji

Artikel ini telah dibaca 3825 kali

Baca Lainnya