Hukrim Nasional

Senin, 12 Agustus 2019 - 09:50 WIB

2 minggu yang lalu

logo

Akibat Dendam Pribadi, Sang Kakek Dihunus Parang Oleh Pemuda Desa

PARIMO, pojokcelebes.com | Kejadian tragis yang menimpa sang kakek berusia (60) warga dusun III desa Avolua Kecamatan Parigi Utara Kabupaten Parigi Moutong (Sulteng) akhirnya mati terhunus parang di TKP oleh penjagal seorang pemuda inisial SF alias Pi (22).

Kejadian terbunuhnya seorang kakek kelahiran Ampana Kabupaten Touna ini terungkap ketika warga yang telah mendatangi TKP di Jalur Trans Sulawesi sekira 20 Km dari Kota Parigi, menyebabkan jalur menuju wilayah Gorontalo sempat macet.

Berdasarkan laporan masyarakat itulah sehingga pihak Kepolisian Sektor Toboli bersama aparat Kepolisian Resort Parimo langsung mendatangi TKP dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.

Informasi terhimpun menyebutkan bahwa kejadian terbunuhnya sang Kakek ini terjadi pada Jumat (9/8/2019) sekira pukul 20.00 wita TKP desa Avolua Kecamatan Parigi Utara Kabupaten Parimo. dengan identitas korban Udin Rumala alias Papa Selfi (60) suku Gorontalo warga dusun III desa Avolua Kecamatan Parigi Utara.

Adapun kronologis kejadiannya yaitu
Lada hari jumat 9 Agustus 2019 sekitar pukul 17.00 wita, korban berpamitan kepada istrinya pergi ke rumah keponakan untuk menonton televisi di Desa Avolua Kecamatan Parigi Utara.

Skitar pukul 18.00 wita korban sampai di rumah keponakan nya. Dan selesai menonton televisi, langsung pamit pulang.

Sekitar pukul 20.00 , pelaku telah menunggu korban dibawah pohon mangga didepan Kantor Pariwisata Desa Avolua menggunakan Motor supra warna hitam dengan sebilah parang.

Pelaku mencegat korban ditengah jalan raya. Saat korban berhenti seketika itu parang yang ada ditangan Pelaku diayunkan ke bagian badan korban.

Korbanpun jatuh dari motornya ke bagian bahu jalan aspal. Saat terjatuh pelaku terus menghantam dengan parang sampai parang tersebut terlempar ke halaman Kantor Pariwisata, setelah itu Pelaku langsung melarikan diri.

Sekitar pkl 21.30 wita, petugas Polres Parimo datang ke tkp, olah tkpdan melakukan lidik.

Sekitar pukul 02.15 wita hari sabtu tanggal 10 Agustus 2019 Pelaku akhirnya menyerahkan diri.

Motif : Pelaku mengakui tindakan yang dilakukan dengan alasan dendam dan sakit hati kepada korban.

| Pde

Artikel ini telah dibaca 433 kali

Baca Lainnya