Hukrim

Kamis, 22 Agustus 2019 - 23:14 WIB

3 minggu yang lalu

logo

Foto : Rutan Olaya Parigi

Foto : Rutan Olaya Parigi

Mengaku Jaksa, Seorang Napi Rutan Olaya Tipu Keluarga Tahanan

PARIMO,pojokcelebes.com | Aksi penipuan melalui telpon genggam yang dilakukan oleh oknum nara pidana ( Napi ) di Rumah Tahanan (Rutan) Olaya – Parigi kepada keluarga tahanan, nampaknya sudah tercium pihak Kepolisian Polsek Parigi.

Cara penipuan yang dilakukan oknum Napi tersebut boleh dibilang cukup rapi. Pasalnya, ketika salah seorang tahanan titipan kejaksaan masuk ruang tahanan, saat itu juga tahanan tersebut disambangi oleh oknum napi mengaku oknum ‘jaksa’ untuk membantu dirinya agar bisa mendapat pengurangan tahanan.

Disaat itulah, oknum napi tersebut menghubungi istri tahanan kejaksaan dengan meminta dana Rp500 ribu sebagai uang ‘jalan’. Saat itu juga langsung diresponnya, namun dengan catatan agar uang tersebut dititip kepada seseorang perempuan inisial V (16) warga Kelurahan Loji – Parigi.

Kepada media ini, V membenarkan atas suruhan seseorang dari balik telpon yang diketahuinya berasal dari napi rutan Olaya inisial B (kasus narkoba). Sedangkan yang menelpon kepada istri tahanan kejaksaan kata V inisial IU ( kasus pemerkosaan ) yang divonis hakim 11 tahun penjara.

“Pagi itu Selasa (20/8/2019) saya menerima telpon dari teman yang berada di balik penjara untuk mengambil uang di perempatan Masjid At’taqwa Kelurahan Bantaya – Parigi Kota dari seseorang ibu yang tidak diketahui namanya. Nilai uang itu sebesar Rp500 ribu bersama surat dan rokok dua slop untuk diantar di Rutan Olaya” ujarnya.

Ketika diantar di Rutan Olaya, kata V, dirinya langsung menyerahkan titipan itu kepihak penjagaan Rutan, lalu dirinya langsung kembali dengan tanpa beban.

Tak disangka, pihak kepolisian sektor Parigi mengundang dirinya pada Kamis (22/8/2019) untuk dimintai keterangan terkait dugaan aksi penipuan oleh oknum napi yang mengaku ‘jaksa’.

“Dihadapan Polisi saya menceritakan apa yang saya alami. Dan itu saya lakukan hanyalah sebagai pertemanan yang memerlukan bantuan sehingga tanpa pikir panjang saya mengikuti permintaan mereka” jujurnya.

| Pde

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya