Nasional

Minggu, 29 September 2019 - 17:32 WIB

10 bulan yang lalu

logo

Sekolah SMA Bolano yang hangus terbakar

Sekolah SMA Bolano yang hangus terbakar

Dampak Tawuran Antar Pelajar di Bolano, Satu Tewas dan Sekolah Terbakar

PARIMO, pojokcelebes.com | Keributan antar siswa di wilayah Utara Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu pagi (28/9/2019) tepatnya di Kecamatan Bolano antara pelajar SMAN 1 Bolano Lambunu dengan pelajar SMAN 1 Bolano terjadi saling serang.

Berdasarkan informasi di TKP, kedua Sekolah yang bertetangga ini ‘bergeriliyah’ menembus tembok salah satu sekolah. Kesemuanya terpantau saling serang, yang bermula kedatangan sekelompok pelajar asal SMAN 1 Bolano Lambunu mendatangi SMAN 1 Bolano yang sedang melaksanakan kegiatan belajar mengajar.

Tiba-tiba dari arah depan SMAN 1 Bolano ‘diberondong’ batu oleh pelajar SMAN 1 Bolano Lambunu, mengakibatkan seluruh siswa tersebut menjadi panik.

Untuk menjaga keselamatan Sekolah, para pelajar SMAN 1 Bolano akhirnya melakukan serangan balik dengan mengejar para siswa asal SMAN 1 Bolano Lambunu, menyebabkan salah satu siswa terkena lemparan batu.

“Saat itulah siswa yang terkena lemparan batu menjadi korban pengeroyokan siswa yang mendapat penyerangan awal” lapor warga yang tidak ingin disebut namanya.

Menurut Camat Bolano Kabupaten Parigi Moutong, sesuai hasil kunjungan di TKP pasca saling serang antar pelajar sekira pukul 10.00 wita pagi Sabtu (28/9/2019), saat kejadian penyerangan, Sekolah SMAN Bolano sedang melaksanakan kegiatan pembelajaran.

“Saat murid SMAN 1 Bolano sedang belajar, terjadi pelemparan kaca jendela di kelas XII IPA sehingga membuat gaduh Sekolah dan terjadi balasan dari siswa yang mendapat pelemparan awal” ujarnya.

Patut diduga, terbakarnya ruangan Kantor SMAN 1 Bolano masih ada kaitannya dengan aksi tawuran edisi Sabtu (28/9/2019) sebelumnya, dimana salah seorang siswa asal SMAN 1 Bolano Lambunu yang diduga sebagai ‘komplotan’ penyerang SMAN 1 Bolano, akhirnya menghembuskan nafasnya setelah dibawa ke Puskesmas Wanamukti – Bolano atas nama Vahril alias Ali (16)

Kapolsek Bolano Lambunu IPDA Ida Bagus Harta GW SH MSi saat dikonfirmasi melalui ponsel genggamannya Sabtu (28/9/2019) membenarkan ada aksi tawuran antar pelajar setelah menerima laporan warga setempat.

“Kami menerima laporan dari masyarakat soal aksi tawuran antara pelajar memang ada. Yang jadi korban saat itu di bawa ke Puskesmas dan meninggal dunia. Saat ini saya berada dikesiaman Rumah korban didesa Lambunu Utara Kecamatan Bolano Lambunu” ujarnya dari balik Ponsel kemarin.

Hingga berita ini terabdet, pihak aparat Kepolisian setempat masih mengumpulkan data awal terjadinya saling serang antar kedua Sekolah yang bertetangga ini, “Sementara kami mengumpulkan data….!nanti dilaporkan kembali” ucap Kapoksek Bolano Lambunu. |Pde

Artikel ini telah dibaca 5621 kali

Baca Lainnya