Hukrim

Selasa, 8 Oktober 2019 - 08:18 WIB

1 minggu yang lalu

logo

Dua terdakwa Narkoba, Hariadi dan Husna yang menggunakan jilbab merah duduk disamping PH dalam sidang pemeriksaan saksinya menyaksikan di PN Mamuju.

Dua terdakwa Narkoba, Hariadi dan Husna yang menggunakan jilbab merah duduk disamping PH dalam sidang pemeriksaan saksinya menyaksikan di PN Mamuju.

Sabu Disembunyi di Cangkang Telur, Ibu RT dan Sopir Terancam 5 Tahun Penjara

MAMUJU,pojokcelebes.com | Dua rak telur yang dibugkus dengan kantongan platik hitam dan didalammnya berisikan barang haram jenis Sabu. Seorang ibu rumah tangga yang bernama Rusna alias Mama Faiz serta seorang sopir angkutan antar kabupaten bernama Hariadi alias Inti Bin Nining, terpaksa duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri ( PN ) Mamuju karena didakwa terbukti memiliki sabu dengan berat 5 gram.

Sidang dengan agenda pemeriksaan saksi dan dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi yang menyaksikan di Pengadilan Negeri ( PN ) Kelas IIB Mamuju. Senin (8/10). Pantauan pojokcelebes.com Empat orang anggota Resnarkoba Polres Metro Mamuju, dihadirkan untuk memberikan kesaksian dalam proses penangkapan dan penggeledahan terhadap kedua terdakwa.

Seperti yang disampaikan salahseorang anggota Reskrim Narkoba, Anugrah mengakui bahwa Tim Resnarkoba Polres Mamuju menerima informasi dari masyarakat bahwa akan terjadi transaksi narkotika jenis shabu di Dusun Benteng Desa Tobadak Kecamatan Tobadak Kabupaten Mamuju Tengah ( Mateng ), kemudian Tim Resnarkoba Polres Mamuju melakukan penyelidikan ditempat tersebut kemudian ke esokan harinya Tim Resnarkoba Polres Mamuju melihat orang yang mencurigakan dan sesuai ciri-ciri dari laporan masyarakat selanjutnya Tim Resnarkoba Polres Mamuju melakukan penangkapan terhadap terdakwa Hariadi Alias Inti Bin Nining dan saat Tim Resnarkoba Polres Mamuju melakukan penggeledahan mobil miliknya, ditemukan dua rak telur dalam bungkusan plastik hitam dan pada saat menggeledah kiriman itu Tim Resnarkoba Polres Mamuju menemukan 1 (satu) sachet shabu di cangkang telur

“Informasi yang kami dapat bahwa akan ada pengiriman barang menggunakan mobil. Saat kami tangkap dan geledah kami menemukan kiriman dua rak telur dalam bungkusan warna hitam didalamnya cangkan ada Narkoba jenis sabu,” kata saksi.

Lanjutnya saksi katakan, berdasarkan dengan pemeriksaan terdakwa Hariadi mengaku, bahwa kantongan yang berisi sabu, mengaku dikirim oleh terdakwa Rusna alias mama Faiz dari Kabupaten Sidrap Sulsel. Sementara dari pengakuan terdakwa Husna bahwa narkoba Sabu diperoleh dari inisial CU yang masih DPO.

” Pengakuan Husna katanya sabu itu miliki sang DPO inisial CU yang masih DPO saat ini, yang diminta dikirim ke Tobadak Mateng, lewat mobil terdakwa Hariadi,” jelasnya.

Dalam persidangan sejumlah pertanyaan yang dilayankan oleh Jaksa Penuntut Umum ( JPU ), Yusnita, SH dengan Syamsul Alam,SH.MH. Sementara Tiga orang penasehat hukum terdakwa, Irwin,SH,Agus Purnomo,SH dan Apridi Basri ,SH, juga terlihat bergantian memberikan pertayaan kepada kliennya terkait adanya pengiriman barang Dua rak telur yang didalamnya berisikan Sabu dengan menggunakan mobil lintas kabupaten.

Sidang yang di ketuai majelis Hakim Harianto,SH.MH dan dua wakil hakim anggota Andi Adha,SH serta David, SH. MH. Dan sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pembacaan tuntutan oleh JPU. |Adji

Artikel ini telah dibaca 175 kali

Baca Lainnya