Hukrim

Minggu, 13 Oktober 2019 - 23:08 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Pintu masuk stadion gaswon Wonomolyo, hingg saat ini belum difungsikan.

Pintu masuk stadion gaswon Wonomolyo, hingg saat ini belum difungsikan.

Habiskan Anggaran Miliaran Rupiah, Stadion Gaswon Wonomolyo Disorot

POLMAN, pojokcelebes.com | Keberadaan bangunan baru stadion Gaswon Wonomolyo yang dibangun pemerintah Kabupaten Polewali Mandar ( Polman ) tahun 2018 yang menghabiskan anggaran Miliaran rupiah, menuai sorotan publik. Stadion yang diklaim berada di Desa Ogi Baru Kecamatan Mapilli Kabuapten Polman, hingga saat ini belum juga difungsikan.

Usman selaku tokoh pemuda di Kecamatan Mapilli, dengan keras mempertanyakan pembangunan stadion mini yang di bangun tahun anggaran 2018 yang dinilai menyerap anggaran beasar. Lanjut dia katakan, belum tau pasti apa alasan Pemda Polman tidak merampungkan pemanfaatan stadion tersebut.

” Sampai stadion ini selesai dibangun belum juga dimanfaatkan masyarakat terkhusus bagi pemuda yang sangat ingin sekali memanfaatkannya,” ujar Usman kepada pojokcelebes.com. Minggu (13/10)

Lapangan Gaswon Wonomolyo yang hamparannya masih pasir.

Senada dengan Erwin selaku tokoh masyarakat Wonomulyo mengatakan, keberadaan stadion ini pergantian dari lapangan Gaswon Wonomulyo yang sekarang di tempati bangunan Masjid Merdeka Wonomulyo. Lanjut diakatakan, di dalam lapangan stadion hanya pasir dan belum layak dipakai atau di fungsikan sebagai lapangan sepak bola.

“Entah kenapa pihak terkait belum memfungsikannya padahal anggaran pembangunannya habiskan Miliaran rupiah.” tanya Erwin.

Berbeda dengan tanggapan Nasir sebagai kepala Desa Ogi Baru Kecamatan Mapilli menjelaskan, bahwa stadion mini mengkalim berada di wilayah desanya, tapi tetangga desa juga mengakui bahwa stadion tersebut berada di wilayah desanya. Yang lebih anehnya kata Nasir, saat dimulai pembangunan stadion pihak rekanan tidak pernah konfirmasi kepemerintah Desa Ogi baru.

” Rancu karna stadion tersebut berada di tapal batas desa. Yang membingunkan karna batas tersebut berkelok – kelok jadi tidak jelas, ” simpul Nasir. |Zul

Artikel ini telah dibaca 460 kali

Baca Lainnya