Hukrim

Rabu, 13 November 2019 - 10:06 WIB

1 bulan yang lalu

logo

salahseorang pria yang diketahui keluarga korban Muliadi, menyemprot kata - kata terhadap dua pelaku pembunuhan yang ada didalam sel tahanan.

salahseorang pria yang diketahui keluarga korban Muliadi, menyemprot kata - kata terhadap dua pelaku pembunuhan yang ada didalam sel tahanan.

Keluarga Korban Muliadi Geram Didepan Sel Tahanan PN Mamuju

MAMUJU,pojokcelebes | Seorang pria dewasa bersama seorang perempuan bersama nak kecil yang tak lain istri dari korban pembunuhan atas nama Muliadi. Selasa kemarin (12/11), geram didepan sel tahanan Pengadilan Negeri ( PN ) Mamuju. Meskipun terlihat ada dua orang polisi menjaga ruang tahanan dengan senjata lengkap, namun Keduanya masih bertahan meluapkan emosi dan kejengkelan didepan sel tahanan yang dihuni Dua terdakwa kakak beradik yang merupakan pelaku pembunuhan atas tewasnya Muliadi tanggal 17 April 2019 sekitar pukul 18.20 di Dusun Salukutu Desa Salutiwo Kecamatan Bonehau Kabupaten Mamuju

” Kamu ini harus bertanggung jawab !. Suamiku yang tidak berdosa dan tidak tau apa – apa kenapa kau bunuh, kalian ini saya sumpah, tidak akan selamat!, ” kesal istri korban Muliadi dengan luapan emosi yang tinggi terhadap kedua pelaku yang tega mengahabisi nyawa ayah dua anak itu.

Cacian dan makian dari keluarga korban dari luar sel terhadap dua kakak beradik itu yang menjadi pelaku pembunuhan, sontak ruangan tahan hening. Bahkan polisi sempat menenangkan keduanya untuk tidak ribut.

” sudah – sudah mi’ pak ibu. tenang mi, serahkan saja sama pengadilan, biar hukum yang bicara pak ibu, dan psti adan sanksi tegas menungunya, ” pinta salah seorang polisi yang mencoba menenangkan Keduanya

Insiden kecil itu sempat menjadi perhatian pengujung sidang, termasuk para penasehat hukum ( PH ) yang sedang asyik minum kopi dihalaman kanting pengadilan. Pantaun pojokcelebes, dipintu belakan gedun PN terlihat sangat jelas tertulis menempel dipintu kaca pengujung atau keluarga tahanan dilarang masuk. Namun yang terjadi sejumlah pengunjung yang tak lain keluarga tahanan leluasa di depan sel tahanan PN.

” Sebenarnya pintu masuk itu harus steril dan tidak boleh orang masuk selain petugas Kepolisian dan pengawal tahanan dari Kejaksaan.” celetuk salahseorang pengacara yang tidak mau ditulis namanya.

Tidak berlangsung lama, mendengar adanya insiden kecil di PN, beberapa anggota Polisi dari Polresta Mamuju dengan mobil patroli langsung tanggap dengan mesterilkan areal tahanan sel PN Mamuju sehingga kembali aman.

Dikonfirmasi kepada Humas Pengadilan Negeri Mamuju, Harwansyah, mengaku, bahwa bagian belakang pintu masuk ke gedun PN yang dekat dengan dua kamar tahanan adalah daerah steril dan tidak satupun orang bisa masuk kecuali petugas dan pengawal tahanan dari Kejaksaan. Apalagi didepan pintu masuk, sudah ada pemberitahuan sudah ditempeli pemberitahuan dilarang masuk yang tidak berkepentingan termasuk keluaraga tahanan. Terkait dengan insiden kemarin, kata dia, mengaku belum mengetahuinya. Namun jika benar itu terjadi, itu berarti ada kelalain dari petugas jaga sehingga leluasa pengunjung bisa masuk. Dan hal ini akan kembali menyampaikannya ke pimpinan Pengadilan Negeri Mamuju.

” Iya saya tidak tau itu kalau bukan dari kita. Lolosnya masuk pembesuk atau keluarga tahanan mungkin petugasnya lalai lagi. Padahal sudah kami tempel pemberitahuan di pintu masuk dan sangat jelas, bahwa pengunjung dan keluarga tahanan dilarang masuk kecuali petugas Kepolisian dan pengawal tahanan. Dan hal ini, saya akan kembali sampaikan ke pimpinan biar bisa menjadi bahan evalausi kami, ” singkat Harwansyah. |Adji

Artikel ini telah dibaca 1111 kali

Baca Lainnya