Advertorial

Sabtu, 16 November 2019 - 14:14 WIB

4 minggu yang lalu

logo

Bupati Mamuju, Habsi Wahid

Bupati Mamuju, Habsi Wahid

Pasca Ambruknya Atap Aula Sapota, Bupati Bersyukur Tidak Makan Korban

MAMUJU,pojokcelebes | Bupati Mamuju, Habsi Wahid, dikagetkan dengan peristiwa ambruknya atap aula Rujab Bupati Mamuju atau Sapota. Jumat pagi ( 15/11) sekitar pukul 09.00.wita.

” Atas insiden yang terjadi di area kediaman kami ini, kami sangat bersyukur bahwa kejadian tersebut tidak menelan korban jiwa. Padahal, lokasi ini kerap dijadikan tempat kegiatan Dzikir bersama dan sangat sering digunakan oleh anggota Satpol PP yang bertugas jaga untuk beristirahat selepas jaga malam.” Kata Habsi Wahid

Dari keterangannya kepada awak media yang baru pulang dari aktifitas olah raga tenis (Sabtu, 16/11), mengaku mendapat kabar atas kejadian itu melalui Whatsapp di hpnya dari keluarga yang berada di rumah karena di waktu kejadian sekira jam 9 pagi dirinya telah berada dikantor untuk memimpin sebuah rapat.

Bangunan yang saat ini telah mendapat garis polisi selanjutnya akan di evaluasi secara teknis oleh tim teknis dari PU untuk selanjutnya akan menjadi dasar pertimbangan kepada bupati atas kelayakan Rujab yang diperkirakan mulai dibangun sejak tahun 2005 dan difungsikan sejak tahun 2012 silam

“kalau nanti hasil kajiannya mengatakan harus diamankan sementara, ya tentu Saya dan keluarga akan pindah sementara ke rumah pribadi, tapi kalau hasilnya mengatakan aman ya kita pasti masih akan tinggal” kata Habsi wahid.

Awaluddin Latief Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kab. Mamuju yang terlihat bersama tiga orang staf teknis PU telah mulai melakukan kajian teknis.

Ia mengatakan untuk memulai tugasnya dilakukan pengukuran terhadap bangunan secara keseluruhan Sapota, sehingga nanti akan diperoleh data tentang kelayakan Rumah jabatan tersebut untuk tetap didiami. Dan tidak kalah penting kata dia, dari hasil kajian itu nantinya akan dapat dipetakan jumlah kerugian maupun langkah teknis untuk memperbaiki bangunan tersebut.

“sedikit banyak pasti ada pengaruh, tapi itu masih analisa saya, hasilnya nanti secara teknis pasti kami sampaikan” kata pria berkacamata ini.

Untuk diketahui, kemarin sesaat setelah kejadian, pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan awal dan memberikan garis polisi terhadap bangunan yang berada sekira 50 meter dari bangunan utama Rujab Sapota.|Jrn

Artikel ini telah dibaca 1090 kali

Baca Lainnya