Hukrim

Senin, 18 November 2019 - 23:18 WIB

3 minggu yang lalu

logo

Dua pemuda ponakan Amri Eka Sakti, yang berambut plontos terlihat tertunduk malu mendengar pembacaan dakwaan JPU.

Dua pemuda ponakan Amri Eka Sakti, yang berambut plontos terlihat tertunduk malu mendengar pembacaan dakwaan JPU.

Curi Ban dengan Velg, Ponakan Kadis ESDM Prov Sulbar Terseret Dikursi Pesakitan

MAMUJU,pojokcelebes | Dua pemuda yang masih berstatus Mahasiswa, akhirnya tertunduk malu dihadapan majelis hakim pengadilan negeri ( PN ) Mamuju. Setelah mendengar dakwaan yang dibacakan jakasa penuntut syamsul Alam, SH.MH, yang didakwa mencuri ban mobil milik Kadis Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM ) Provinsi Sulbar, Amri Eka Sakti.

Dalam dakwaan dengan nomor perkara 236/Pid.B/2019/PN Mam. Kedua terdakwa yang diketahui bernama Aldrian Anarki Barre alias Rian bersama Hermon Alias Marannu. Pada hari Jumat tanggal 04 Oktober 2019 sekitar pukul 01.00 wita. Bertempat di rumah korban yang tak lain paman terdakwa yang bernama Amri Eka Sakti, yang beralamat di jalan Sultan Hasanuddin Kelurahan Binanga Kecamatan Mamuju Kabupaten Mamuju.

Jaksa menyebutkan dalam pembacaan dakwaan Keduanya, diketahui berawal ketika terdakwa Aldrian bersama terdakwa Hermon, menggondol Empat buah velg merk Vossen lingkaran 18 lengkap dengan Ban merk Archilles di rumah korban Amri Eka Sakti. Pada saat itu terdakwa Hermon, menunggu dibawa tepatnya didepan rumah korban. Terdakwa Aldrian terkuak, memasuki rumah korban dengan cara melalui samping rumah lalu memanjat dibagian samping rumah korban. Lanjut JPU mengatakan, terdakwa memanjat melalui samping rumah korban dimana ada akses jalan yang tembus kelantai Dua atau balkon dimana pada saat itu pintu lantai Dua korban dalam keadaan tidak tertutup, yang mana barang tersebut tersimpan di dekat kamar Daud dan disitulah terdakwa Adrian mengambil Empat buah velg bersama ban dan membawanya bersama terdakwa Hermon.

Lanjut dia katakan, terdakwa Hermon amankan Satu buah velg dengan menggunakan motor miliknya sementara Tiga velg lainnya dibawa dengan menggunakan motor milik Ferdi. Kemudian Empat velg itu dengan ban diketahui disembunyikan oleh terdakwa Adrian dirumah saksi Angga. Atas kelakuakn Kedua terdakwa, pada hari Selasa tanggal 15 Oktober 2019 sekitar pukul 09.20 wita. Saksi Daud melaporkan kejadian ke Polisi. Lima hari setelah dilaporkan, Kedua terdakwa akhirnya berhasil dibekuk dan diamankan oleh Kepolisian Polres Mamuju.

– Bahwa adapun tujuan terdakwa Adrian sebagai terdakwa Satu, mengambil Empat buah Velg merk Vossen lingkaran 18 lengkap dengan Ban merk Achilles untuk memperbaiki motor terdakwa Adrian yang sedang rusak.
– Bahwa terdakwa Hermon, hanya membantu terdakwa Adrian untuk mengambil Empat buah Velg merk Vossen lingkaran 18 lengkap dengan Ban merk Achilles.
– Bahwa akibat perbuatan para terdakwa, saksi korban mengalami kerugian sebesar Rp.7.500.000,- (tujuh juta lima ratus ribu rupiah).

” Perbuatan terdakwa tersebut diatas diatur dan diancam pidana dalam Pasal 363 Ayat (1) Ke-3 dan Ke-4 KUHPidana Jo Pasal 56 KUHPidana. Dengan ancaman Lima tahun penjara, ” tegas Syamsul. |Adji

Artikel ini telah dibaca 61 kali

Baca Lainnya