Hukrim

Senin, 18 November 2019 - 21:32 WIB

3 minggu yang lalu

logo

Terdakwa Hamzah masih memakai baju dinas mengikuti sidang perkara KDRT di PN Mamuju.

Terdakwa Hamzah masih memakai baju dinas mengikuti sidang perkara KDRT di PN Mamuju.

Sidang Perkara KDRT, Saksi Merasa Terhina Akhirnya Segelas Kopi Panas Melayang

MAMUJU,pojokcelebes | Terdakwa Hamzah akhirnya terpojok dengan keterangan seorang saksi perempuan yang tak lain ibu dari Ketiga anaknya. Yang mengaku dirinya mengalami kekerasan fisikis yang dilakukan terdakwa Hamzah.

Fakta ini terkuak saat sidang perkara Kekerasan dalam rumah tangga ( KDRT ) yang bergulir di Pengadilan Negeri ( PN ), yang memaksa pegawai PUPR Provinsi Sulbar itu, terseret di kursi pesakitan, setelah didakwa melakukan KDRT yang tak lain istri sahnya sendiri yang bernama Normawati.

Kali ini, Sidang perkara nomor 240/Pid.Sus/2019/PN Mam diketahui masih pemeriksaan saksi korban yang dihadirkan oleh Jaksa penuntut Yusriana Yunus . SH. MH. Saksi Normawati yang memiliki Tiga anak hasil pernikahan dengan terdakwa Hamzah, kembali menceritakan awal mula sampai terjadinya KDRT yang dilakukan oleh terdakwa.

” Awalnya yang mulia, saya hanya meminta kepada suami saya untuk melunasi pinjaman dipegadain waktu itu. Namun suami saya menolak dan malah saya mendapat makian dan mendapat perkataan yang tidak sepantasnya diucapkan dari mulut suami saya. Karena itu, saya kecewa dan emosi sehingga segelas kopi miliknya yang masih panas saya siramkan ke badannya, ” kata Normawati.

Lanjut saksi korban, yang bersaksi dihadapan majelis persidangan, juga mengaku karena persolan tersebut akhirnya mendapat kekerasan fisik yang membuat bagian muka mengalami luka. Saksi Rahmawati meminta agar majelis bisa mengabulkan pemintaannya untuk membiayai ketiga anaknya sejak Buan Mei sampai bulan November.

” saya minta yang mulai agar terdakwa bisa ditahan dan saya minta pertanggung jawabannya yang mulia, anaknya yang menjadi tanggungannya harus dia biayai dari bulan Mei sampai sekarang,” pinta Normawati.

Mendengar keterangan saksi yang tak lain istri terdakwa. Majelis hakim yang diketuai oleh Herianto, SH.MH dan dua hakim anggota Nerlely, SH serta David Fredo Charles Solanit, SH.MH. Ketua majelis hakim Herianto memerintahkan kepada terdakwa agar memenuhi haknya sebagi orang tua ketiga anaknya untuk memberikan nafkah kepada Ketiga anaknya, terhitung mulai Bulan Mei hingga bulan November. Jika tidak tegas Herianto, akan menahannya.

” Tolong diperhatian dan dengar, jika saudara tidak mau membiayai Ketiga anakmu yang memang harus kamu tanggung, saya akan tahan sauadara. ” tegas Herianto.

Namun terdakwa Hamzah setelah mendengar keterangan saksiNormawati, dihadapan majelis membantah keras keterangan istri sahnya itu.

” Ada beberap keterangan saksi yang tidak sesui dengan fakta, makanya saya bantah yang mulia,” singkat Hamzah

Sidang kembali dihelat pekan depan dengan agenda yang sama masih pemriksaan saksi.|Adji

Artikel ini telah dibaca 363 kali

Baca Lainnya