Hukrim

Rabu, 20 November 2019 - 20:14 WIB

2 minggu yang lalu

logo

Pelaku yang ditengah diapik oleh Dua polisi, setelah berhasil ditangakp dipersembunyiannya.

Pelaku yang ditengah diapik oleh Dua polisi, setelah berhasil ditangakp dipersembunyiannya.

Diduga Dendam Lama, Bendahara Desa Salubarana Tega Lakukan Anirat

MAMUJU,pojokcelebes | Diduga dendam lama, seorang warga Desa Salubarana Kecamatan Sampaga, atas nama Sainuddin (55) mendapat penganiyaan dengan senjata tajam ( Anirat ) oleh pelaku yang tak lain bendahara Desa Salubarana atas nama Syahril alias Alling. Kejadian ini terjadi di kantor Desa Salubarana, Rabu pagi (20/11) sekitar pukul 09.30 waktu setempat. Beruntung atas peristiwa ini nyawa korban bisa diselamatkan.

Kapolsek Sampaga, Iptu Irsyad kepada pojokcelebes mengatakan, kejadian ini dipicu akibat dendam lama antara pelaku dan korban. Lanjut dia katakan, sebelum terjadi Anirat, menurut saksi Kedunya sempat adu mulut hingga berujung kepenganiyaan berat dengan menggunakan senjata tajam jenis parang.

” untuk sementara motifnya adalah dendam lama. Kejadian tadi pagi di kantor Desa Salubarana. Dan memang awalnya keduanya saling adu mulut, entah alasan apa langsung terjadi penganiyaan berat hingga korban tersungkur bersimbah darah, ” kata Kapolsek Sampaga.

Masih Irsyad, usai melakukan penganiyaan pelaku sehingga korban mengalami luka terbuka pada bagian punggung belakang dan hingga saat ini korban masih mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Tarilu. Kata dia, pelaku langsung melarikan diri areal perkebunan warga untuk bersembunyi. Namun karena adanya pengejaran petugas, pelaku yang bersembunyi berhasil diamankan disalahsatu rumah rekan pelaku beserta barang bukti sebila parang yang diduga digunakan melukai korban.

” kami tangkap dirumah temanya sedang bersembunyi dan parang yang digunakan juga berhasil kami amankan. Dan kini kami langsung amankan di Mapolresta Mamuju,” pungkasnya.|Adji

Artikel ini telah dibaca 57 kali

Baca Lainnya