Hukrim

Jumat, 22 November 2019 - 18:07 WIB

2 minggu yang lalu

logo

Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

PCW Mateng Minta Polisi Penanganan Korupsi DD Diseriusi

MAMUJU TENGAH,pojokcelebes | Pemuda Corruption Watch ( PCW ), kembali mnyoroti dugaan pelanggaran tindak pidana korupsi ( Tipikor ) yang diduga dilakukan aparat Desa Sartana Maju Kecamatan Pangale dan Desa Babana Kecamatan Bodong- Bodong Kabupaten Mamuju Tengah.

Dalam sorotan PCW Kabupaten Mamuju Tengah, dinilai lemah dan terkesan di ulur-ulur.

” ini kan’ sudah cukup alat bukti untuk dilanjutkan ke tingkatan selajutnya,” tanya Habibi selaku bidang investigasi PCW Mateng kepada pojokcelebes.com, belum alam ini

Masih Habibi meminta pihak kepolisian agar tidak gentar menjalankan tugas – tugasnya memberantas Tipikor khususnya di wilayah hukum Polresta Mamuju dan Mamuju Tengah.

Kata dia, kalau seperti ini bisa dinilai ada yang bentengi oleh kekuatan penguasa didaerah ini dan PCW harus melawan.

” Ini seolah-olah ada yang melindungi ini Kades di Mateng kalau berbuat salah. Meskipun misalnya yang lindungi sekelas bupati atau siapa saja, yang namanya Korupsi kita harus lawan,” tegas Habibi

Terkait hal itu, PCW mencoba meminta tanggapan Anas selaku Inspektur Inspektorat Kabupaten Mamuju Tengah, mengaku atas temuan dan hasil investigasi sudsh diserahkan ke Polisi.

” atas temuan itu kami sudah serahkan ke Polisi Polresta Mamuju, yakni Desa Saptana Maju dan Babana. Dan masih dalam penyusunan berkas. Jadi salah kalau ada yang membahasakan kalau kami tidak bekerja itu salah, ” kata Adnas.

Masih Habibi, adanya temuan Inspektorat di Kabupaten Mateng, meminta agar penegak hukum secepatnya melalaukan pemeriksaan terhadap dua desa tersebut. Dan meminta jangan sampai ada yang coba – coba hentikan laporan ini.

” Kami mendesak semua pihak hukum agar turun mengaudit kedua desa tersebut mereka juga mendesak siapapun yang meminta untuk menghentikan kasus ini agar tidak dilakukan oleh siapa pun. Kami juga meminta agar pemerintah daerah mendukung sepenuhnya penegak hukum dalam menjalankan tugasnya.” tegas Habibi.

Masih dia, meskipun oknum Kades telah mengembalikan kerugian negara. Namun meminta kepada penegak hukum agar tetap melanjutkan persoalan ini. Pasalnya, jika tidak dilakukan akan berdampak kesikap oknum Kades yang mengabaikan sanksi hukum atas apa yang dilakukan.

” kalau pun dia memperbaiki atau mengembalikan proses hukum harus terus berjalan karna sudah ada indikasi kerugian negara di dalamnya. Dan ini salahsatu contoh agar semua Kades di Mateng tidak main – main dengan Dana Desa,” tegasnya.

Sementara Kasat Reskrom Polresta Mamuju AKP Samsuriansah mengaku, bahwa dugaan kasus Korupsi dana desa di Kabupaten Mamuju Tengah itu, pihaknya sudah ditangani dengan serius dan penanganan kasus oleh pihak Unit Tipikor tidak main – main. Dan mengaskan, jika ada penyimpangan pasti akan ditindak.

” Setiap laporan kita selalu atensi apalagi kasus Korupsi. Dan pasti akan kami tindak kalau terbukti,” tegasnya.|MIN

Artikel ini telah dibaca 666 kali

Baca Lainnya