Advertorial

Senin, 25 November 2019 - 07:32 WIB

2 minggu yang lalu

logo

Foto : KSMTOUR.com

Foto : KSMTOUR.com

Nama Destinasi Liutang Karampuang Dikembalikan Keaslinya

MAMUJU,pojokcelebes |Festival Maradika Mamuju, tidak lama lagi akan dihelat. Dipastikan ratusan raja – raja akan datang ke ibu Kota Provinsi Sulawesi Barat untuk memeriahkan acara tahunan ini. Tidak hanya itu, sejumlah kegiatan festival budaya dan pameran serta hiburan akan meramaikan kegiatan ini.

Terlepas itu, panitia terutama pemerintah Kabupaten Mamuju, hingga saat ini masih melakukan tahap persiapan, salahsatunya adalah penamaan kembali nama – nama destinasi wisata yang ada di Pulau Karampuang.

Penamaan sejumlah destinasi wisata di pulau karampuang menjadi perhatian serius dari Wakil Bupati Mamuju H.Irwan SP Pababari,

Irwan Pababari, sebagai ketua pelaksana kegiatan festival Maradika Mamuju ini menyayangkan adanya pergeseran nama sejumlah destinasi Wisata di pulo ( pulau ) karampuang. Nama itu diantaranya, nama Pulo Karampuang sendiri yang menurutnya semula bernama Liutang ( pulau ), dan salah satu desanya sebenarnya yang justru bernama Karangpuang namun setelah mengalami pengaruh serapan bahasa Indonesia bergeser menjadi Pulau Karampuang. Nama lain disana seperti nama Sumur tiga rasa yang tersohor dengan sebutan sumur jodoh, sebenarnya dulu bernama Bujung dilaukang atau Bujung kayyang.

” ini harus dikembalikan keaslinya yang berbahasa Mamuju atau bahasa lokal, karena segmentasi kekayaan budaya tersebut akan kehilangan marwahnya sebagai sesuatu yang sakral saat telah mengalami perubahan atau modernisasi,” kata Irwan,

Menurut Iwan, dengan kembalinya penamaan lokal akan menjadi salah satu upaya untuk menjaga keaslian kekayaan budaya di Mamuju.

Senada dengan Kepala Desa Karampuang, Hasdiah mengaku sangat setuju dengan pengembalian nama tersebut, menurutnya sangat banyak nilai dan arti yang bergeser saat nama tersebut di ubah.|JRN

Artikel ini telah dibaca 36 kali

Baca Lainnya