Hukrim

Selasa, 26 November 2019 - 21:14 WIB

1 minggu yang lalu

logo

D8ua kaka beradik yang menjadi terdakwa pembunuhan di Bonehau tertunduk diam mendengar pembacaan dakwaan JPU.

D8ua kaka beradik yang menjadi terdakwa pembunuhan di Bonehau tertunduk diam mendengar pembacaan dakwaan JPU.

Keluarga Korban Kecewa Atas Tuntutan JPU Terhadap Dua Terdakwa Pembunuhan

MAMUJU,pojokcelebes | Dua terdakwa pelaku pembunuhan yang menyeret dua kakak beradik menjadi terdakwa atas nama Maja Bin Jamal bersama Hartono alias Tono Bin Jamal. Akhirnya dituntut berbeda oleh Jaksa penuntut umum ( JPU ). Dalam agenda pembacaan tuntutan, terdakwa Hartono alias Tono Bin Jamal dituntut Sembilan tahun penjara sedangakan terdakwa Maja Bin Jamal hanya dituntut Tiga tahun Enam bulan penjara.

Sidang yang dipimpin majelis hakim Andi Adha, SH serta Dua wakil hakim lainnya, Erwin Ardian SH.MH dan Harwansyah, SH.MH. Sejumlah keluarga korban termasuk istri dari korban Muliadi, menyaksikan langsung pembacaan tuntutan yang dibacakan oleh JPU Syamsul Alam, SH.MH.

Ditemui usai persidangan, salahseorang keluarga korban, Salling mengaku sangat kecewa dengan tuntutan yang diberikan oleh jaksa penuntut yang sangat rendah dengan tuntutan yang diberikan Kedua terdakwa. Terhadap ini kata dia, meminta kepada majelis hakim untuk bisa memberikan keadilan yang seadil -adilnya pada pembacaan putusan nanti.

” kami tidak kecewa dengan majelis hakim tetapi kami sangat kecewa dengan Kejaksaan yang tuntutannya yang sangat ringan kepada Dua terdakwa. Terkait kasus ini, kami meminta kepada majelis hakim untuk memberikan keadilan yang seadil – adilnya kepada keluarga korban ada pembacaan putusan nanti, ” pinta Salling.

Seperti dalam dakwaan terdakwa, bahwa kejadian pembunuhan ini terjadi pada saat perhitungan suara Pilpres dan Legislatif 2019 di TPS 02 Dusun Salukutu Desa Salutiwo Kecamatan Bonehau Kabupaten Mamuju. Diketahui korban tewas akibat tusukan pisau milik terdakwa.

Artikel ini telah dibaca 354 kali

Baca Lainnya