Olahraga

Senin, 2 Desember 2019 - 05:26 WIB

5 hari yang lalu

logo

PS. Jibril Malunda dengan OTP 37, Juara Satu Bersama Piala Andi Depu Cup 2019.

MAMUJU,pojokcelebes | Laga final piala Andi Depu Cup 2019, antara kesebelasan OTP 37 Mamuju versus Jibril Malunda di lapangan Merdeka Mamuju, berlangsung seru. Hingga babak kedua berakhir, Kedua Kesebelasan akhirnya diputuskan juara bersama.

Dua kesebelasan yang saling memperebutkan juara Satu Andi Depu Cup 2019. Dari awal babak pertama hingga perpanjangan waktu diwarnai jual beli serangan, bahkan club OTP37 bermandi kartu kuning. Pantauan media ini, club besutan mantan pemain PSM ini diketahui memiliki 5 kartu kuning dan Satu kartu merah. Sedangkan pemain Jibril Malunda hanya menerima Dua kartu kuning hingga pluit babak kedua berakhir

Laga final yang disaksikan sekitar ribuan penonton, dari babak pertama kedua Kesebelesaan terlihat saling serang, beberapa kedua penjaga gawang harus berjibaku menyelamatkan gawangnya dari gempuran kedua striker yang haus gol. Pada menit terakhir babak pertama, salahsatu play maker dari PS Jibril Malunda, dengan nomor punggung Enam atas nama Alfa Tino mencatatkan namanya dipapan skor, setelah berhasil mengecoh pemain belakang OTP37 Mamuju, dengan merubah skor menjadi 1 – 0 untuk PS Jibril Malunda. Namun tidak berlangsung lama nomor punggung 11 dari OTP 37 juga memperdayai kiper Jibril Maluda yang dijaga oleh Alwi, hingga berhasil menyamakan kedudukan 1- 1 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, baik OTP 37 maupun PS Jibril Malunda, masing- masing keduanya menambah daya gedor. Hingga memasuki injury time nomor punggung 19 Udin Meong, berhasil merubah kedudukan 2- 1 untuk kemenangan Jibril Malunda. Dimenit terakhir babak kedua, sebuah palanggaran terjadi di kotak terlarang yang dilakukan oleh pemain belakang Jibril Malunda, hingga wasit meniup titik penalti. Dan tendangan penalti tidak disia-siakan oleh nomor punggung 19 dari OTP 37, hingga berubah kedudukan menjadi 2 – 2 .

Pantauan Media ini, atas keputusan wasit yang kontrofersi dengan menjatuhkan titik penalti terhadap PS OTP 37, tiba – tiba reaksi pendukung Jibril Malunda membeludak masuk lapangan hingga ke meja pengawas pertandingan. Pendukung melakukan upaya protes dan tidak menerima keputusan wasit untuk dilanjutkan. Desakan penonton semakin tidak terhindarkan, sehingga rencana adu penalti yang sudah disepakati oleh kedua manajer terpaksa dibatalkan. Hingga memasuki waktu magrib, fans dari Jibril Malunda masih meneriakkan kekecewaannya terhadap hasil pertandingan babak final sore tadi.

” Kami sangat kecewa kepemimpinan wasit yang tidak sportif sebagai pengadil dilapangan. Ini mencoreng nama sepak bola Sulbar dan ini tidak boleh dibiarkan, ” teriak salahseorang pendukung Jibril Malunda.

Semenatara ditemui pengawas pertandingan Ismail mengatakan, pengawas pertandingan terpaksa mengambil keputusan terhadap Dua Kesebelasan untuk juara bersama karena melihat dari situasi keamanan yang tidak mendukung.

” Karena kondisi keamanan tidak memungkinkan akhirnya kita sepakat keduanya juara Satu bersama,” tutup Ismail kepada sejumlah media.|Adji

Artikel ini telah dibaca 412 kali

Baca Lainnya