Advertorial

Rabu, 4 Desember 2019 - 17:54 WIB

3 hari yang lalu

logo

SPAM Mepanga Dibangun Sejak Tahun 2015 Belum Berfungsi

PARIMO, pojokcelebes | Sistem Penyediaan Air Minum untuk proyek SPAM, Kecamatan Mepanga yang terletak didesa Moubang, nampaknya belum difungsikan sejak Tahun 2015 lalu hingga kini, karena bagian hilirnya seperti jaringan pipa air menuju ke pemukiman penduduk, juga belum selesai dibangun.

Gazali selaku Pemerintah desa Moubang mengatakan, keberadaan SPAM yang berada di Kecamatan Mepanga seharusnya sudah difungsikan sesuai permintaan pihak Balai Wilayah Sungai provinsi Sulteng melalui Kementerian PUPR untuk segera mengoperasikan penyediaan air bersih tersebut.

“Proyek ini sudah dibangun lima tahun lalu, tapi belum juga berfungsi sebagai penyedia air minum kemasyarakat yang berada di beberapa desa di kecamatan Mepanga Kabupaten Parigi Moutong,” kata kepala desa Moubang, Gazali.

Bahkan pengakuan Lembaga Merah Putih LMP Sulawesi Tengah, Risman menyatakan, SPAM ini terbangun setidaknya untuk membantu kebutuhan air minum masyarakat. Tapi entah kenapa hingga kini belum juga teraliri airnya kerumah penduduk.

“Seharusnya proyek SPAM Mepanga yang menelan dana besar ini telah lama di imingi warga setempat. Namun entah kenapa SPAM ini masih saja terbengkalai tanpa ada keterangan resmi dari pemerintah. Kalau ini beroperasi masyarakat bisa terbantu untuk mengatasi masalah air bersih,” ujarnya.

Dia mengatakan, SPAM Mepanga ini merupakan proyek penyediaan air minum terbesar yang pernah ada di kecamatan Mepanga, sehingga warga pengguna SPAM selalu mempertanyakan…!ada apa ya ?

Sementara pemasangan jaringan pipa saat ini baru dilakukan. Tapi apa boleh dikata, semua itu diserahkan kepada Dinas terkait untuk menuntaskan sisa pekerjaan yang masih ‘terselubung’.

Semoga saja masih ada keterangan resmi dari pemerintah Kabupaten untuk menjawab keluhan masyarakat, terkait belum ter-alirinya SPAM kerumah penduduk. Apa lagi saat ini ketersediaan air bersih oleh masyarakat belum terpenuhi secara maksimal, pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 237 kali

Baca Lainnya