Advertorial

Kamis, 5 Desember 2019 - 05:50 WIB

3 hari yang lalu

logo

Sekda Mamuju, Suaib

Sekda Mamuju, Suaib

Terlibat Politik Praktis, Sekretaris Dinas Perdagangan Dicopot

MAMUJU,pojokcelebes | Memasuki tahun Politik, bagi pegawai negeri sipil ( PNS ) seharusnya haru berhati – hati agar tidak terperangkap dengan politik praktis. Dan jika ada okunum PNS atau ASN terbukti terlibat, dipastikan sanksi tegas akan menunggu dari sang atasan.

Baru – baru ini, terbukti di Pemda Kabupaten Mamuju, salahseorang pegawai atas nama Oktavianus, yang menduduki jabatan strategis di Dinas Perdangan Kabupaten Mamuju, akhirnya harus menelan pil pahit karena pimpinan tinggi Pratama atau sekretaris daerah ( Sekda ) di lingkungan Pemda Kabupaten Mamuju, mengambil sikap tegas dengan mencopot pejabatnya dari kursi Sekretaris Dinas Perdangangan Kabupaten Mamuju.

Dalam rilis Humas Pemda Kabupaten Mamuju yang terima redaksi pojokcelebes. Disebutkan, berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan ( LHP ) dari Inspetorat Mamuju, yang diteruskan kepada tim majelis pertimbangan hukuman disiplin ASN, disimpulkan pejabat Sekretaris Dinas Perdagangan Mamuju nama Oktavianus yang tak lain Sekdis Perdangangan Kabupaten Mamuju, dinyatakan bersalah dengan melakukan tindakan pelanggaran.

Hal itu dikuatkan dengan tanggapan dari Sekretaris Daerah ( Sekda ) Kabupaten Mamuju, Suaib selaku ketua tim majelis pertimbangan hukuman disiplin ASN Mamuju. Suaib mengatakan, berdasarkan Undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang aparatur sipil negara serta Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen pegawai negeri sipil dan PP nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin aparatur sipil negara, sebagai dasar LHP Inspektorat Mamuju nomor 356/314/XI/2019 tanggal 26 november 2019, tentang pelanggaran disiplin ASN atas nama Oktovianus.

Dijelaskan, bahwa terjadi pelanggaran kode etik dan disiplin pegawai yang dilakukan oleh Sekdis Perdangan Oktavinus. Dimana dengan sengaja mempertontonkan dihadapan umum keterlibatannya dalam politik praktis dengan menampilkan tagline salah satu bakal calon kontestan Pilkada dan itu dilakukan dalam kegiatan devile dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Korps pegawai Republik Indonesia.

Dari hasil rekomendasi tim majelis ini lah yang diteruskan kepada pembina kepegawaian dalam hal ini bupati yang akhirnya memberikan sanksi tegas atas pelanggraan berat yang dilakukan. Dimana yang bersangkutan dibebaskan dari jabatan sekaligus mengganti Oktovianus dari posisinya selaku Sekretaris Dinas Perdagangan.

” Ada pelanggaran yang dilakukan pak Oktavianus yang sudah dikaji oleh tim majelis hukum, UU yang dilanggar bertentangan dengan peraturan ASN, yang seharusnya dia tidak bisa lakukan karena dia ASN. Dan untuk jabatannya saat ini digantikan oleh Imelda Pababari,” pungkas Suaib.|Adji

Artikel ini telah dibaca 73 kali

Baca Lainnya