Hukrim

Sabtu, 7 Desember 2019 - 03:08 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Kapolsek Karossa Sebut Tidak Akan Ada Demo

MAMUJU,pojokcelebes | Soal kabar demo oleh masyarakat Desa Karossa Kecamatan Karossa Kabupaten Mamuju Tengah ( Mateng), yang menyebutkan akan mengepung kantor Pengadilan Negeri ( PN ) Mamuju, di bantah keras oleh Kapolsek Karossa, Iptu Mukhtar Mahdi.

Kepada pojokcelebes.com, mengaku tidak akan ada aksi demo seperti yang dilansir salahsatu media di Sulbar.

” Tidak ada pak, saya sudah konfirmasi warga. Saya sudah sampaikan bahwa aturan demo itu harus ada surat resmi pemberitahuannya ke kami ( Polisi ),” kata Kapolsek Karossa Iptu Muhktar Mahdi kepada pojokcelebes.com. Jumat (6/12).

Kata Mahdi, berdasarkan keterangan dari warga yang dipanggil ke kantor Polsek Karossa. Mengaku, warga memang akan ada ke Mamuju, saat sidang terdakwa Brekele, yang katanya akan mendampingi pemeriksaan saksi. pada persidangan terdakwa Brekele, ada beberapa warga mengaku akan datang ke Mamuju untuk mendampingi saksi sekalian melihat langsung acara persidangan.

” Saya sudah panggil itu yang menjadi sumber di Media. Hanya saja, akan ada beberapa orang warga Karossa akan mendampingi saksi yang akan bersaksi di pengadilan. Itu saja pak, dan sekalian mungkin melihat persidangan,” jelas Kapolsek yang mengaku tidak akan ada demo karena sampai saat ini pihaknya belum terima surat pemberitahuan.

Ditempat yang sama, salahseorang warga Karossa atas nama Jasman, saat media ini melakukan upaya konfirmasi terkait hal itu, mengaku, tentang adanya isu warga Karossa akan mengepung kantor pengadilan, kata dia, itu tidak tau menau. Dan persoalan itu belum bisa memberikan keterangan resmi soal isu itu karena harus diputuskan bersama.

” Soal demo, saya tidak bisa berkomentar adek, dan tidak bisa saya putuskan karena kita semua banyak disini,” singkatnya sambil memotret wartawan yang sedang melakukan wawancara.

Media kembali melakukan upaya konfirmasi terkait isu demo. Kepada salahseorang warga atas nama Bahari, yang belum lama ini sempat ke Mamuju, ikut konperensi pers bersama Kapolsek Karossa dan warga lainnya, juga mengaku tidak tau menahu soal ada demo yang akan dilakukan oleh warga Karossa.

” Kalau soal adanya kabar demo ke Mamuju pak, saya tidak tau itu pak,” singkat Bahari.

Bahari mengaku, kehadirannya kemarin bersama warga lainnya datang di Mamuju, kata Bahari karena adanya info bahwa paraf atau tandatangan miliknya ada yang ragukan. Dimana tanda tangan itu sebagai bentuk dukungan kepada pihak Polisi dan SPBU Karossa agar kelangkaan BBM bisa diatasi. Sehingga dirinya juga ikut ke Mamuju bersama warga lainnya.

” Sore itu saya di jemput Polisi di rumah pak, untuk bersama – sama warga lain ke Mamuju. Informasi saya terima bahwa tanda tangan kami diragukan makanya kami ke Mamuju.” singkat Bahari.|Adji

Artikel ini telah dibaca 617 kali

Baca Lainnya