Celebes

Rabu, 1 Januari 2020 - 21:54 WIB

3 minggu yang lalu

logo

Kabid Propam Polda Sulbar, AKBP Muh. Rivai Arvan

Kabid Propam Polda Sulbar, AKBP Muh. Rivai Arvan

Bantu Persempit Ruang Gerak Oknum Polisi Nakal di Sulbar, Hubungi Hotline ini

MAMUJU,pojokcelebes | Menghindari kelakuan oknum Polisi Nakal yang memanfaatkan setiap objek vital ( Ovit ). Propam Polda Sulbar terus berusaha menciptakan keamanan di masyarakat untuk menghidari adanya praktik nakal yang dilakukan oleh oknum Polisi.

Terbukti, Propam Polda Sulbar, baru seminggu luncurkan pelayanan hotline service “polisi nakal” yang Propam Polda Sulbar, sudah mendapat respon positif dari warga netizen.

” Warga sangat meresponnya. Namun beberapa warga cukup kecewa karna nomor tersebut hanya melayani wilayah hukum Polda Sulbar tidak seluruh Indonesia. Kondisi ini terpaksa kami jelaskan secara umum bahwa adanya batas wilayah hukum sehingga membuat hal tersebut terjadi.” Kata Kabid Propam Polda Sulbar, AKBP Muh Rivai Arvan

Mantan Kapolres Polres Mamuju itu, mengaku jaman sekarang menginginkan layanan Kepolisian yang lebih mudah, praktis dan tidak bertele tele. Hal ini pulalah menjadi salah satu pertimbangan Polda Sulbar meluncurkan dan mensosialisasikan nomor tersebut ke masyarakat , disamping membantu peningkatan pengawasan terhadap Polri yang juga merupakan salah satu dari Tujuh program prioritas Kapolri baru.

” Sampai saat ini layanan nomor tersebut berjalan lancar dan perlu saya sampaikan bahwa saya jamin di respon setiap laporan yang kami terima dengan catatan mengikuti petunjuk yang kami sampaikan lewat broadcast Whatsaap seperti contoh oh di bawah ini” sebutnya.

Dia berharap, dengan adanya layanan ini bisa mempersempit ruang gerak bagi oknum polisi yang tidak profesional alias polisi nakal. Dan kata dia, secara tidak langsung setiap insan Polri yang bertugas di wilayah hukum Polda Sulbar, bekerja dan berprilaku baik sebagaimana pedoman hidup Polri yaitu Tri brata dan Catur Prasetya.

” ini adalah terobosan kreatif yg kami laksanakan dan langsubg bersentuhan langsung ke publik . Dan saya selaku Kabidpropam langsung mengendalikan layanan nomor tersebut adalah semakin mempersempit ruang gerak bagi oknum polisi nakal yg bekerja tidak profesional,” pangkas Arvan

BERIKUT PETUNJUK YANG HARUS DI ISI BAGI PELAPOR :

Kami melayani khusus wilayah propinsi Sulbar/ *daerah hukum Polda Sulbar* ( termasuk polres jajaran dan polsek nya)
*BUKAN SELURUH INDONESIA*

-Wajib diisi daftar dibawah ini, jika tidak diisi tidak kami respon.*

Nama lengkap :
Alamat anda:
Jenis kelamin:
Status : ( pilih… lajang, beristri, bersuami, janda, duda…isi sesuai status anda).

Yg saudara laporkan oknum polisi :
Nama:
Pangkat:
Kesatuan:
Polda :

-Jika oknum polisi tsb tidak kenal tidak usah diisi, namun didukung dgn bukti2 lain seperti photo, nomer plat ranmornya, nomer dinding mobilnya dll…)*

Status hubungan anda dengan oknum polisi tsb (pilih)
1.suami istri
2.pacaran
3. Teman lama sejak… (diisi tahunnya )
4. Baru kenal sejak ( diisi tahunnya)
5. Saudara kandung
6. Saudara tiri
7. Saudara jauh/ family
8. Tidak kenal sama sekali
9. baru kenal/ tahu setelah kejadian

Kasus yg mau di laporkan:
Tkp :
kasus apa:
Kronologis singkat:
( tulis secara singkat kejadiannya)

Saksi : ( sebutkan siapa nama orang yg bisa menjadi saksi untuk menguatkan ket saudara nantinya ).
No hp saksi : (yg aktif dan diusahakan bisa wa., jika tidak ada wa maka no hp yg bisa diajak komunikasi langsung)

Tuntutan anda kepada polisi tersebut ? (Pilih)
1. Tuntut Pidana
2. Tindak internal
3. Ganti rugi
4. Permintaan maaf
5. Lain2..sebutkan.

Ttd
(Nama lengkap)

Silahkan diisi sesuai urutan, jika nanti kami kurang jelas akan kami tanyakan lanjut.

Sertakan dengan :
1. Photo ktp asli anda ( di photo langsung melalui hp anda sbg pelapor, bukan photo lama)
2. Photo selfi anda terbaru/ saat ini.
3. Photo oknum polisi tsb
4. Photo2 yg berhub dgn yg saudara laporkan.
5. Video rekaman.

– point 1,2,3 wajib*, point 4 dan 5 jika tidak ada tidak masalah.

Tidak melayani komunikasi diluar peruntukan layanan chat WA ini, jika terjadi…maaf, langsung kami block.

|Adji

Artikel ini telah dibaca 841 kali

Baca Lainnya