Hukrim

Kamis, 2 Januari 2020 - 14:54 WIB

3 minggu yang lalu

logo

Pelaku Akui Sakit Hati, Akhirnya Sajam Bicara

MAMUJU,pojokcelebes | Dua pemuda atas nama Usman (20) dengan Kewing (19), resmi ditetapkan menjadi tersangka oleh Polisi setelah terbukti mengeksekusi korban atas nama Karemmang, Selasa malam (31/12), dengan menggunakan senjata tajam ( Sajam ) atau sebilah parang panjang.

Peristiwa ini sempat menyita perhatian publik sekitar pukul 23.00 waktu setempat. Sebab warga yang seyogyanya ingin menikmati pesta malam pergantian tahun, namun tiba – tiba dikejutkan dengan adanya keributan pemuda hingga dikabarkan ada yang ditemukan tewas dengan luka bacokan dan pendarahan hebat

Kasat Reskrim Polresta Mamuju,Akp Syamsuriyansah, mengatakan peristiwa pembunuhan yang dilakukan oleh pelaku Usman yang menyebabkan tewasnya Karammang, dipicu hanya persoalan sakit hati karena mendapatkan perlakukan tidak pantas dari korban dan kawan – kawan .

” Pemicunya hanya persoalan sakit hati. Dimana pelaku mengaku pernah diborongi oleh korban dan kawan -kawan. Sehingga pelaku berniat membalasanya hingga kelap mata melakukan pembunuhan terhadap korban ,” ujar Kasat Reskrim Polresta Mamuju.

Sedangkan tersangka atas nama Kewing, Polisi menetapkan tersangka karena perannya sebagai pembantu tersangka saat melakukan pembacokan. Tersangka Kewing mengaku mengantarkan parang ke tersangka melalui komunikasi telepon dari pelaku Usman. Dan keduanya bersama mencari korban. Yang akhirnya parang panjang mendarat bebebrapa kali di bagian tubuh korban Karemmang, hingga jatuh tersungkur tidak berdaya.

” Tersangka Usaman menelpon Kewing, meminta parang untuk diantarakan. Dan Kewing langsung mengantarkan parang dan keduanya bersama -sama mencari korban. Dan akhirnya parang berhasil memakan korban hingga nyawa Karemmang melayang. ” ujarnya.

eduanya sudah dalam tahanan Polresta Mamuju. Dan keduanya diancam pasal berbeda. Untuk pelaku Usman dinacam pasal 338 ancaman 15 tahun penjara. Sedangkan pelaku Kewing terancam pasal 54 dan 56 ancam 7 tahun penjara. Kini keduanya sudah dalam tahanan Polresta Mamuju, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

|Adji

Artikel ini telah dibaca 943 kali

Baca Lainnya