Hukrim

Kamis, 2 Januari 2020 - 20:50 WIB

4 minggu yang lalu

logo

Tim gabungan pencarian kedua korban yang terseret arus sungai Kalonding Sampaga.

Tim gabungan pencarian kedua korban yang terseret arus sungai Kalonding Sampaga.

Malam ini, Pencarian Kedua Korban Terseret Arus Sungai Kalonding Dihentikan

MAMUJU,pojokcelebes | Tim gabungan dari Polda Sulbar, TNI dan tim dari Pemda serta masyarakat setempat, hingga siang sampai sore hari, terus dilakukan pencarian Kedua korban yang dikabarkan hilang terseret arus sungai Kalonding Kecamatan Sampaga Kabupaten Mamuju. Rabu 1 Januari 2020 sekitar pukul 10.11 wita pagi.

Dari pantaun pojokcelebes.com ditempat kejadian malam ini pencarian Kedua korban yang terseret derasnya arus sungai Kalonding, oleh tim gabungan untuk sementara dihentikan dan pencarian kembali dilanjutkan besok pagi dengan menyisir aliran sungai Kalonding. Salahsatu alasan dihentikan, karena selain penerangan kurang juga saat ini kondisi cuaca tidak mendukung.

” Malam ini untuk sementara tim gabungan pencaian korban untuk sementara dihentikan karena juga sudah malam dan cuaca lagi buruk. Dan pencarian lagi kami lanjutkan besok pagi,” kata salahseorang anggota tim pencarian yang juga anggota Polsek Sampaga Brigpol Darmawan.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, korban atas nama Sannag bersama istrinya atas nama Bondeng dan cucunya nama Imma. Ketiganya pergi ke acara keluarganya di Dusun Bareang Desa Kalonding mengggunakan perahu miliknya. Namun naas saat pulang, perahunya mengalami kecelakaan dengan menabrak batang kayu yang hanyut dibawa derasnya sungai. Akibat peristiwa itu, perahu yang ditumpangi korban tiba – tiba terbelah dan putus.

Perahu yang ditumpangi Ketiga korbang terbelah dan putus stelah diketahui menabrak kayu yang dibawah arus sungai.

Kepala Desa Kalonding, Sualib mengatakan, saat korban pulang dari acara keluarga dengan menumpangi perahu miliknya. Arus sungai Kalonding saat itu deras, tiba – tiba perahu korban menabrak batang kayu yang hanyut yang mengakibatkan badab perahu picah terbelah Dua.

Peristiwa yang naas itu, kedua korban Sennag dengan Bondeng, seketika itu hilang tertelan derasnya arus sungai Kalonding. Sementara anak umur Empat tahun nama Imma, yang tak lain adalah cucu korban, masih bisa bertahan dengan berpegang dibadan perahu yang patah sampai berteriak minta tolong dan akhirnya usaha bocah Empat tahun itu membuahkan hasil setelah warga mendengar teriakan dan berhasil menolongnya.

” peristiwa ini terjadi sekitar pukul Sepuluh lewat disekitar aliran sungai antara Dusun Pakkarawan dan Dusun Arassi. Perahu yang di kemudikan Sennang tidak bisa dikendalikan hingga perahu menabrak batang kayu yang hanyut terbawa arus sungai,” kata Sualib

Masih Sualib, Sennag yang berumur 60 tahun dengan Bondeng berumur 50 tahun, hilang terseret arus karena tidak bertahan apalagi berenang. Sementara cucunya yang bernama Imma berumur Empat tahun, bisa selamat atas pertolongan warga dan sampai saat ini kondisinya sekarang mulai membaik setelah mendapat perawatan medis.

” semoga cuaca mendukung, agar korban segera dapat di temukan.” tutup Kades Kalonding

Sementara tim gabungan melakukan pencarian adalah dari Basarnas, Resmob dari Polda Sulbar, Polairut, Polsek Sampaga, Pemdes Kalonding beserta di bantu Masyarakat lokal.

|Zul

Artikel ini telah dibaca 1681 kali

Baca Lainnya