Advertorial

Minggu, 16 Februari 2020 - 08:36 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Wakil Gubernur Sulbar, Enny Anggaraeni terlihat mengunjungi RSUD Sulbar.

Wakil Gubernur Sulbar, Enny Anggaraeni terlihat mengunjungi RSUD Sulbar.

Kunjungi RSUD Sulbar, Wakil Gubernur Enny Sebut Dua Mahasiswa Aman dari Virus Corona

MAMUJU,pojokcelebes | Meskipun Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ) dipastikan aman dari penyebaran virus menakutkan ( Corona ). Namun pemerintah setempat tetap waspada dan siaga terhadap penyebaran virus tersebut jangan sampai terjadi.

Wakil Gubernur Sulbar Enny Anggraeni Anwar, didampingi Direktur RSUD Regional Sulbar, dr. Indahwati Nursyamsi, Kepala Dinas Kesehatan Sulbar Muhammad Alief Satria Lahmuddin, Kepala Dinas Kominfo Persandian dan Statistik Sulbar, Safaruddin Sanusi DM, beserta Wakapolda Sulbar, Kombes Pol. Endi Sutendi, Wakajati Sulbar Yulianto, Danlanal Mamuju Letkol Marinir La Ode Jimmy H.R dan Kabinda Sulbar Bagus Suryo Nugroho, melakukan peninjauan secara langsung di RSUD Regional Sulbar, Jumat 14 Februari 2020.

Dalam kunjungannya, Wakil Gubernur Sulbar beserta rombongan diperlihatkan ruang isolasi untuk pasien yang terindikasi virus corona yang berada di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan ruang isolasi penyakit menular lainnya, sekaligus menyaksikan demonstrasi penggunaan pakaian pelindung diri bagi tenaga medis yang akan menangani pasien terpapar virus corona.

” Kunjungan bersama rombongan di RSUD Regional Sulbar ini untuk memastikan kesiapsiagaan dalam rangka menghadapi pencegahan virus corona masuk di Sulbar. Bagaimana kita saksikan bersama, alhamdulillah persiapan cukup baik, fasilitas kita sudah punya semua baik ruang isolasi maupun dokter, semuanya sudah siapsiaga. Saya kira satu-satunya yang ada di Sulbar baru RSUD Regional ini,”ucap Enny

Enny merasa bersyukur sebab hingga saat ini Sulbar masih aman dari penyebaran virus corona dan berharap mudah – mudahan tidak akan sampai di Sulbar.

Mengenai adanya informasi yang menyebutkan, bahwa ada warga Sulbar yang terpapar virus corona di Cina, Enny menegaskan, hal tersebut tidaklah benar.

“Kita memang ada dua orang, namun mereka bukan menderita atau sakit, tetapi hanya peserta observasi dari Natuna yang sudah selasai masa observasinya selama 14 hari dan dinyatakan sudah sehat. Kalau mereka tiba di Sulbar, akan kembali kemasyarakat dan tidak perlu lagi di observasi di sini, karena memang dia sehat kok” tandas Enny

Melalui kesempatan itu, Enny berharap kepada insan pers untuk menginformasikan, bahwa Dua warga Sulbar yang merupakan mahasiswa di Cina yang akan dipulangkan tidak terpapar virus korona, namun hanya diobservasi sebelum masuk di Indonesia.

” Saya minta kepada rekan – rekan wartawan untuk menginformasikan ke publik bahwa Mahasiswa asal Sulbar itu terbilang sehat dan tidak terjangkit apa – apa termasuk virus corona. Terbukti hasil dari observasi di Natuna selama 14 hari bahw asemua sehat. Jadi, saya meminta untuk menghimbau kepada masyarakat agar tidak panik terhadap adanya virus corona. ” ujarnya.

|Adv

Artikel ini telah dibaca 84 kali

ADVERTNATIVE
Baca Lainnya