Hukrim

Minggu, 16 Februari 2020 - 11:46 WIB

2 bulan yang lalu

logo

foto ilustrasi

foto ilustrasi

Seorang Wali Siswa sebut Hanya Empat Orang Tertangkap Basah Minum Miras Bukan Tujuh Orang

MAMUJU,pojokcelebes | Soal sanksi yang diberikan Ketujuh siswa Mts Binanga Kabupaten Mamuju, yang baru – baru ini dikembalikan oleh pihak sekolah ke orang tua masing -masing untuk dilakukan pembinaan, akibat dituduh melakukan kesalahan melanggar tata tertib ( Tatib ) disekolah.

Namun Nusrianto salahseorang orang tua wali terus memperjuangkan anaknya agar bisa kembali menempuh pendidikan disekolah tersebut dengan cara meminta kebijakan dari
pihak sekolah.

Terlepas dari itu, ada fakta menarik yang harus dikalrifikasi Nusrianto soal kejadian tertangkap basanya Tujuh anak minum Miras seperti dirilis pojokcelebes sebelumnnya. Dia mengatakan, soal adanya tuduhan yang dialamataan kepada anaknya sendiri inisial A yang mengaku juga kena imbas dari kenakalan anak – anak yang tertangkap basah minuman minuman oplosan diareal sekolah. Menurut penjelasannya, bahwa hanya Empat anak diketahui tertangkap basah minum Miras bukan Tujuh orang dan Tiga anak lainnya hanya menjadi korban tuduhan dari hasil introgasi guru. Lanjut dia katakan, Keempat anak itu dipaksa bicara sehingga nama Tiga anak lainnya terseret bersalah termasuk anaknya inisial A.

” Sebenarnya dari Tujuh anak itu, hanya Empat anak yang ditemukan tertangkap basah saat Minum Miras dilingkungan sekolah oleh scurity. Tiga lainnya hanya korban disebut oleh Keempatnya saat diintrogasi oleh pihak sekolah. Jadi anak saya, inisial A adalah korban disebut dan tidak termasuk dalam Keempat saat tertangkap basah minum Miras,” kata Nusrianto dalam kalarifikasi terhadap jumlah anak yang ketangkap basah Minum Miras yang mengaku hanya Empat orang bukan Tujuh orang.

Selain itu dalam klarifikasinya, mengaku bahwa pihak sekolah katanya sudah keseringan menyurati ke pihak wali terkait persoalan ini. Namun dengan tegas menyebutkan bahwa hanya sekali menyurati wali anak atau orang tua siswa.

“pihak sekolah mengatakan sudah sering mengirim surat kepihak wali menyangkut persoalan ini. Setahu saya, baru sekali pihak wali atau orang tua sisa dikirimi surat.” jelas Nusrianto

Dia berharap, kepada wali kelas atau Kepsek Mts Binanga, punya kebijakan terhadap Ketujuh anak yang mendapat sanksi dengan mengembalikan lagi kesekolah untuk bisa kembali menimba ilmu disana. Karena kata dia, Ketujuh anak tersebut kurang menghitung bulan bersekolah di Mts Binanga.

” Saya berharap kebijakan dari pihak sekolah untuk anak ini tetap ikut sekolah mengingat Ketujuh anak ini sudah kelas Sembilan yang tinggal beberapa bulan lagi ikut ujian akhir.” pinta Nusrinato. |Adji

Artikel ini telah dibaca 47 kali

ADVERTNATIVE
Baca Lainnya