Hukrim

Jumat, 6 Maret 2020 - 17:52 WIB

1 bulan yang lalu

logo

foto kantor Baznas Kab. Mamuju

foto kantor Baznas Kab. Mamuju

Baznas : Potongan Dana Zakat ASN Mamuju Sempat Macet

MAMUJU,pojokcelebes | Informasi macetnya kas milik badan Amil zakat Nasional ( Baznas ) Kabupaten Mamuju, yang sempat dipertanyakan oleh Ketua Baznas Kabupaten Mamuju, Arifin Hapedara, belum lama ini.

Seperti diketahui, bahwa sebagian uang kas Baznas bersumber dari hasil pemotongan gaji aparatur sipil negara ( ASN ) sejumlah 2,5 persen.

Terkait hal ini, akhirnya kembali mendapat tanggapan dari Ketua Badan Amil Zakat Kabupaten Mamuju, Arifin Hapedara, yang sebelumnnya mengakui bahwa dana zakat berasal dari potongan 2,5 persen gaji sempat macet tahun ini.

” permasalahan terkait kas Baznas, masalahnya sudah selesai.” kata Arifin saat ditemui pojokcelebes.com. Jumat (6/3)

Soal adanya informasi macetnya aliran dana ke Kas Baznas yang diketahui oleh media ini. Kata Arifin, langsung mendapat perhatian serius dari Bank Sul – Selbar Mamuju.

” Soal ini kami langsung diundang oleh Pimpinan Bank Sulselbar untuk menyelesaikan permasalahan ini agar tidak berlaru – larut.” jelas Arifin.

Sebelumnnya sempat Arifin mempertanyakan soal macetnya kas Baznas hasil dari pemotongan gaji ASN sejumlah 2,5 persen.

” Tahun sebelumnya lancar, tapi sejak akhir tahun 2019 tersendat sampai tahun 2020, sementara bank penyalur gaji ASN juga tidak bisa langsung memotong dana 2,5 persen untuk Baznas tanpa izin dan persetujuan pemilik rekening. ” ungkap
Aripin

Sementara Pimpinan Bank Sulselbar di Mamuju, Saripuddin Haruna mengaku informasi itu tidak benar. Saripuddin menjelaskan, memang masih ada dinas belum terdaftar di Baznas dan ada juga beberapa tidak mau membayar.

” Pihak BPD juga mau tau penggunaan dana Baznas, tahun-tahun sebelumnya, pihak Baznas harus bisa membedakan itu rekening dan gaji. Kalau rekening milik pribadi, kalau gaji dari pemerintah.” Tutupnya.|Zul

Artikel ini telah dibaca 88 kali

ADVERTNATIVE
Baca Lainnya