Hukrim

Sabtu, 7 Maret 2020 - 09:33 WIB

3 minggu yang lalu

logo

Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

Polisi Tangkap Pelaku Predator Seksual Anak Dibawah Umur

MAMUJU,pojokcelebes | Seorang pemuda inisial KR asal Dusun Bone Langka Desa Karampuang Kecamatan Mamuju Kabupaten Mamuju, harus mempertanggung jawabkan perbuatannya karena diduga melakukan perbuatan cabul terhadap Dia orang anak dibawa umur.

Hal ini dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP Samsuriansyah. Kata dia, pengungkapan kasus cabul anak dibawa umur ini berdasarkan laporan Polisi dengan nomor : LP / B / 91 / III / 2020 / SPKT / RESTA MAMUJU / SULBAR, Tanggal 04 Maret 2020. Dia menyebutkan ada Dua korban anak dibawah umur yang berstatus masih pelajar disalahsatu sekolah di Kecamatan Mamuju, diantaranya inisial GI ( 11 ) dan HS ( 9 ).

” pelakunya kami sudah amankan hari Jumat kemarin (6/3) dan dihadapan penyidik pelaku mengakui perbuatannya melakukan cabul terhadap korban,” kata Samsuriyansah kepada pojokcelebes.com.  Sabtu ( 7/3 ).

Dari keterangan yang diperoleh Kepolisian bahwa kejadian ini terjadi di Dusun Bone Desa Karampuang Kecamatan Mamuju Kabupaten Mamuju, sekitar antara tahun 2018 atau 2019 dan sampai sekarang pelaku masih melakukan pencabulan kepada korban – korbannya.

Dia menyebutkan, awalnya pelaku bertemu dengan korban kemudian pelaku memanggil korban untuk masuk kesemak – semak di kampung Galung Desa Karampuang. Disemak – semak yang sepi itulah, pelaku melakukan aksi bejatnya dengan mencabuli korban yang layaknya orang dewasa. Kata dia, untuk tidak terkuak perbuatan asusila itu pelaku memberikan imbalan berupa uang korban.

“Setiap pelaku melakukan aksi bejatnya terhadap korban, pelaku memberikan imbalan berupa uang dan memberitahukan kepada orang tuanya. Bahkan korban pernah diancam akan dibunuh oleh pelaku apabilah tidak mau mengikuti kemauan pelaku,” ungkapnya

Pelaku yang diancam pasal 82 ayat 1 dan 2 Jo Pasal 76 e UU RI No 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti uu Nomor 1 tahun 2016  tentang perubahan kedua UU RI No 35 tahun 2014 atas perubahan UU RI No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak 5 Miliar.

” perbuatan pelaku masih kita dalami karena berdasarkan keterangan korban bahwa masih ada anak – anak yang lain yang turut jadi korban,” pangkasnya.|Adji

Artikel ini telah dibaca 84 kali

ADVERTNATIVE
Baca Lainnya