Hukrim

Minggu, 22 Maret 2020 - 21:13 WIB

1 minggu yang lalu

logo

Korban penganiayaan asal Kec karossa, yang dilakukan pelaku yang sampai saat ini pelaku masih bebas berkeliaran.

Korban penganiayaan asal Kec karossa, yang dilakukan pelaku yang sampai saat ini pelaku masih bebas berkeliaran.

Dinilai Lamban Tangani Kasus, Polsek Karossa Disorot

MAMUJU TENGAH,pojokcelebes | Hingga Empat bulan berlalu kejadian kasus penganiyaan di wilayah hukum Polsek Karossa Kabupaten Mamuju Tengah . Seorang warga Karossa Kecamatan Karossa Kabupaten Mamuju Tengah ( Mateng ), atas nama Ramlan alias Allang, yang menjadi korban penganiyaan yang dilakukan oleh seorang pegawai SPBU Karossa, Jumat tanggal 13 Desemeber 2019, subuh 04.00 waktu setempat. Mengaku menyayangkan sikap Polsek Karossa yang lamban melakukan penanganan kasus penganiayaan dirinya yang dilakukan tersangka yang sampai saat ini belum ditangkap.

” saya sangat kecewa dengan pihak Kepolisian Karossa, karena lambat melakukan penanganan kasusku ini. Sudah mau Empat bulan kejadian ini, pelaku hingga saat ini belum tertangkap, ” kata Ramlan kepada pojokcelebes.com

Menurut dia, bahwa berdasarkan informasi yang diterima bahwa pelaku yang melakukan penganiyaan terehadap dirinya diketahui bersembunyi di rumahnya di wilayah Kabupaten Majene. Namun tidak tau apa alasan pihak Polisi belum mengambil sikap untuk menangkap pelaku.

” Informasi saya dengar bahwa pelaku ada bersembunyi dirumahnya di kota Majene, tapi kenyataan belum ada upaya Polisi menangkapnya. Dan ini saya tidak tau apa alasan Polisi tidak bisa menangkap pelaku, pada hal laporan saya belum saya tarik, ” ujar Allang.

Allang yang seorang buruh dan petani sawit di Kecamatan karossa, berharap kepada polisi untuk perofesional dan adil menangani laporan warga. Karena dengan peristiwa ini dirinya sangat dirugikan oleh pelaku saat mendapat pukulan barang tumpul dibagian batok kepalanya hingga mengeluarkan cucuran darah. Dan saat itu, tidak bisa bekerja mencari nafkah sebagai kepala rumah tangga karena masih dirawat dirumah.

” Polisi harus adil menangani laporan warga. Saya minta jangan tembang pilih, hukum bukan hanya miliknya orang berduit tetapi hukum juga miliknya petani atau buruh. Saya minta polisi harus profesional menangani kasus ini sampai pelakunya bisa ditangkap, ” pinta Ramlan.

Dikonformasi kepada Kapolsek Karossa, Ipda Gunawan soal kasus ini mengaku akan melakukan koordinasi kepada Kanit Reskrim Polsek Karossa dengan alasan dirinya pejabat baru yang mengantikan Kapolsek lama.

“Ijin pak saya koordinasi danga Kanit Res tentang kasus inui, karena saya Kapolsek baru mulai masuk Januari 2020, dan akan saya tindak lanjuti. Kalau bisa korban suruh ke kantor pak untuk koordinasi keberadaan pelaku sekarang.” singkat Gunawan. |Adji

Artikel ini telah dibaca 766 kali

ADVERTNATIVE
Baca Lainnya