Hukrim

Senin, 23 Maret 2020 - 10:18 WIB

2 minggu yang lalu

logo

Pria berkumis bengkok dan bertato, akhirnya ditetapakan menjadi tersangka bersama Tujuh kawan lainnya.

Pria berkumis bengkok dan bertato, akhirnya ditetapakan menjadi tersangka bersama Tujuh kawan lainnya.

Ancam Karyawan Perusahaan, Pria Bertato Bersama Tujuh Anggotanya Diringkus Polisi

PASANGKAYU,pojokcelebes | Akibat ulahnya diduga melakukan pengancaman terhadap sejumlah karyawan salahsatu perusahaan Sawit di Kabupaten Pasangkayu, hingga meresahkan masyarakat. Pria bertato dan berkumis bengkok keatas ini bersama tujuh kawan lainnya, harus berurusan dengan polisi.

Rabu kemarin ( 18/3 ) menjadi hari naas Kedelapan orang pria ini. Satuan Reskrim Polres Mamuju Utara, akhirnya menahan Delapan pria yang diketahui cukup lama meresahkan warga Kabupaten Pasangkayu khususnya di Kecamatan Baras dikarenakan telah melakukan pengancaman terhadap karyawan salahsatu perusahaah di Dusun Bulili Raya Desa Motu Kecamatan Baras Kabupaten Pasangkayu.

Hasil penelusuran dilapangan bahwa sebelumnya selasa tanggal 17 Maret 2020 sekira pukul 10.00 Wita, karyawan PT.Unggul yang dipimpin Lk.W menemukan sebuah mobil Pick Up yang memuat buah sawit sedang terparkir dipinggir jalan yang berada dalam areal perusahaan PT.Unggul dan dicurigai membawa buah sawit yang dicuri dari kebun PT.Unggul dan bertemu dengan Lk.A beserta beberapa orang temannya namun Lk.A tidak mengetahui asal buah sawit tersebut sehingga Lk.W bersama beberapa karyawan PT.Unggul lainnya membawa mobil pick up tersebut ke kantor PT.Unggul untuk diamankan dan menyampaikan kepada Lk.A apabila akan mengambil mobil tersebut silahkan datang ke kantor PT.Unggul.

Sekira pukul 15.30 Wita keesokan harinya Lk.B yang sebelumnya diberitahukan oelh Lk.A dan Via Telp oleh Lk.W bahwa mobilnya diamankan di kantor PT.Unggul karena mengankut buah yang diduga adalah milik PT.Unggul dan datang bersama teman – temannya dengan mengendarai 2 unit mobil sambil membawa senjata tajam dan marah-marah sambil menanyakan kenapa mobilnya diamankan oleh PT.Unggul dan meminta agar mobilnya diserahkan.

Melihat kejadian tersebut karyawan PT.Unggul yang saat itu sedang bekerja di kantor dan di lapangan berlari keluar karena ketakutan, selanjutnya para karyawan PT.Unggul yang berjumlah sekitar 100 – 150 orang berkumpul di gerbang masuk dan melakukan pemalangan gerbang masuk kantor PT.Unggul menggunakan mobil pemadam kebakaran sehingga Lk.B Cs yang tadinya mendatangi kantor PT.Unggul akhirnya tertahan dibelakang kantor karena banyaknya karyawan yang sudah berkumpul di gerbang masuk.

Setelah mendengar Informasi tersebut, Kapolsek Baras Akp Rigan Hadi Nagara S.I.K di Backup Sat Reskrim Polres Mamuju Utara yang dipimpin langsung Akp Pandu Arief Setiawan S.H.S.I.K langsung turun ke TKP dan berkoordinasi dengan pihak karyawan dan akhirnya membawa Lk.B Cs ke Polres Mamuju Utara untuk dilakukan pemeriksaan.

Menurut Kasat Reskrim Akp Pandu saat ditemui diruangannya Senin Pagi 23 Maret 2020, setelah Melakukan Penyelidikan akhirnya kami menyidik Lk.B Bersama 7 orang lainnya dan melakukan penahanan berdasarkan bukti yang cukup dan menyita Barang Bukti di Tkp berupa 13 senjata tajam dan 3 Unit Mobil. Untuk Tersangka Lk.B Berteman Penyidik menjerat dengan Pasal 2 Ayat 1 UU Drt tahun 1951 dengan ancaman hukuman paling tinggi 10 tahun penjara. |Adji/Jun

Artikel ini telah dibaca 421 kali

ADVERTNATIVE
Baca Lainnya