Hukrim

Kamis, 26 Maret 2020 - 07:55 WIB

2 minggu yang lalu

logo

Sidang perkara Pidum ruangan persidangan PN Mamuju.

Sidang perkara Pidum ruangan persidangan PN Mamuju.

Oknum Developer Tipu Usernya Rugikan 243 Juta, Terseret Dikursi Pesakitan PN Mamuju

MAMUJU , pojokcelebes | Seorang oknum developer atas nama Adi Rahman, akhirnya terseret dikursi pesakitan Pengadilan Negeri ( PN ) Mamuju, setelah diduga menipu korban bernama Rifka Halida yang tak lain user dengan menjanjikan Satu unit rumah BTN hingga mengalami kerugian sejumlah 243 Juta Rupiah.

Sidang agenda pembacaan dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa penuntut umum ( JPU), Syamsul Alam, SH.MH. Dalam dakwaan terdakwa Adi Rahman disebutkan, awalnya terdakwa menawarkan perumahan BTN yang berlokasi di Kelurahan Simboro Kecamatan Simboro Kabupaten Mamuju, yang nama perumahannya Villa Grand Simboro dan adapun tipe rumah yang ditawarkan yaitu tipe 36 / 72 dan tipe rumah 45/91 seharga 175 juta sesuai dengan yang ada di brosur perumahan yang diperlihatkan kepada korban Rifka Hilda.

Namun terdakwa Adi Rahman juga menawarkan tipe lain dengan harga berbeda yakni tipe rumah 54 / 110 seharga 250 Juta. Dan apabila korban Rifka Hilda berminat perumahan tipe tersebut, dijanjikan akan diberikan rumah yang berada di sudut dan menghadap kepantai dan pembayarannya bisa secara bertahap dan pembangunan dimulai setelah pembayaran lunas. Dan pada waktu itu korban berminat dan sepakat mengambil perumahan tipe 54 / 110 namun terdakwa meminta uang muka sebesar 70 juta dan menyerahkan uang sebesar 70 juta dan sisanya dibayar secara bertahap dengan bukti transfer.

Dalam perkara ini, terdakwa telah menerima uang dari korban Rifka Hilda sebesar 243 Juta dan sampai sekarang ini, rumah yang dimaksud belum dibangun sehingga korban merasa dirugikan. Karena 1 ( satu ) unit rumah tipe 54 / 110 tidak kunjung ada atau dibangun sampai sekarang dan saksi korban melaporkan kejadian ini Ke Mapolda Sulbar.

” Bahwa akibat perbuatan terdakwa, korban RTifka Hilda, mengalami kerugian sebesar 243 Juta Rupiah, ” ujar Syamsul Alam dakwaannya.

Sidang yang diketuai majelis hakim Andi Adha, SH dan Dua hakim anggota Nurleli, SH bersama Harwansyah, SH.MH. Sementara terdakwa Adi Rahman didampingi kuasa hukumnnya, Tamzil, SH. Sidang kembali dilanjutkan pada pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi. | Adji

Artikel ini telah dibaca 127 kali

ADVERTNATIVE
Baca Lainnya