Hukrim

Kamis, 26 Maret 2020 - 06:53 WIB

2 minggu yang lalu

logo

Feny dan kawan - kawan akhirnya tersereta dikursi pesakitan Pengadilan Tipikor Mamuju, dalam perkara Korupsi bantuan Kube Kec. Kalumpang.

Feny dan kawan - kawan akhirnya tersereta dikursi pesakitan Pengadilan Tipikor Mamuju, dalam perkara Korupsi bantuan Kube Kec. Kalumpang.

Sidang Korupsi Bantuan Kemensos RI, Dakwaan Sebutkan Terdakwa Sediakan Bibit Babi Masih Sangat Kecil

MAMUJU ,pojokcelebes | Tiga terdakwa perkara kasus Korupsi bantuan dari Kementerian Sosial ( Kemensos ) Republik Indonesia kepada KUBE – PKH penerima bantuan di Kecamatan Kalumpang Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat, tahun 2015 – 2017. Rabu kemarin ( 24/3 ) menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Mamuju.

Tiga terdakwa yang penuntutannya secara terpisah itu diantaranya Feny Binti Salmon Bongga, selaku pendamping Kube, Masdar Bin Abdul Talib juga sebagai pendamping Kube dan Fayzal Dirgantara Rajab Eka sebagai penyedia ternak babi.

Jaksa penuntut umum ( JPU ), Yusriana Yunus, SH dalam membacakan dakwaan Ketiga terdakwa, bahwa Kedua terdakwa Feny Binti Salmon Bongga bersama Masdar Bin Abdul Talib sebagai pendamping Kube serta penyedia ternak barang Fayzal Dirgantara Rajab Eka. Ketiganya telah melakukan beberapa perbuatan yang mempunyai hubungan sedemikian rupa sehingga harus dianggap suatu perbuatan melawan hukum. Yaitu Ketiga terdakwa bersama penyedia barang telah mengatur penyaluran bantuan sosial dari Kementerian Sosial Republik Indonesia kepada KUBE – PKH penerima bantuan di Kecamatan Kalumpang Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat sehingga dapat menguntungkan Ketiga terdakwa.

Dalam dakwaan disebutkan, Dua terdakwa sebagai pendamping sebelumnnya membuat proposal dan menentukan sendiri jenis usaha KUBE-PKH yang akan menerima bantuan sosial yaitu jenis usaha peternakan babi padahal KUBE-PKH sendiri tidak pernah mengusulkan jenis usaha tersebut.

Untuk memenuhi kebutuhan bibit babi kemudian terdakwa Feny Binti Salmon Bongga menyuruh terdakwa Masdar Bin Abdul Talib untuk mencari bibit Babi dan kemudian Masdar menyuruh terdakwa Fayzal Dirgantara Rajab untuk mencari bibit babi namun bibit babi yang disediakan kurang dari yang seharusnya diterima serta bibit babi tersebut masih sangat kecil dengan harga dan jumlah yang tidak sesuai dengan yang dibayarkan. Akibatnya banyak bibit babi yang mati pada saat pengiriman smehingga dite mukan kerugian negara berdasarkan hsul audit BPKP sebesar 4 Ratus 66 juta rupiah.

” Terdakwa Feny Binti Salmon Bongga bersama – sama dengan Masdar Bin Abdul Talib serta Fayzal Dirgantara Rajab, telah melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara sebesar 400 juta lebih, ” sebut JPU HUsriani dalam membacakan dakwaan ketiga terdakwa

Pantaun pojokcelebes.com. Sidang yang diketuai oleh majelis hakim Tipikor Andi Adha, SH. dan Dua hakim anggota Irawan Ismail, SH.MH serta Yudikasi Waruwu, SH.MH. Sementara Ketiga terdakwa didampingi masing – masing penasehat hukumnnya ( PH ), Nasrun, SH, Dedi, SH, Jeck Timbonga, SH. MH serta Ester Sambo Paillin, SH. Dan sidang kembali digelar Dua minggu kedepan dengan agenda pemeriksaan saksi. |Adji

Artikel ini telah dibaca 102 kali

ADVERTNATIVE
Baca Lainnya