Ekonomi

Rabu, 8 April 2020 - 22:51 WIB

3 bulan yang lalu

logo

Moh. Amin Sangga, SH.MH

Moh. Amin Sangga, SH.MH

Ditengah Wabah Corona di Sulbar, Muh Amin Sangga, minta Inpres dan OJK Dijalankan

SULBAR, pojokcelebes | Wabah virus corona yang mengepung dunia saat ini, salahsatunya negara Indonesia yang perekonomiannya sudah hampir merana.

Di Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ) misalnya, sejak wabah ini masuk di Indonesia, dampak virus Corona sudah dirasakan masyarakat Sulbar, seperti harga Sembako dan kebutuhan lainnya sudah pelan – pelan mulai merangkak naik. Tentunya hal ini membuat masyarakat akan semakin terhimpit ekonominya.

Seperti yang suarakan oleh tim Kuasa hukum para Nasabah korban Covid – 19, Muh Amin Sangga, SH,MH, meminta kepada Pemerintah Provinsi Sulbar dan DPRD untuk mendesak pihak perbankan dan lesing untuk menjalankan instruksi Presiden atau Inpres nomor : 4 tahun 2020 dan Peraturan otoritas jasa keuangan ( OJK ) nomor : 11 / POJK.03 /2020, tentang adanya relaksasi kredit Pembayaran selama 1 tahun bagi masyarakat yang terdampak Covid 19 yang memiliki nilai keredit dibawa 10 miliar.

Adapun yang mendasari kata Amin, untuk meminta DPR dan pemerintah daerah untuk mendesak pihak perbankan dan lesing. Karena pihak perbankan dan lesing belum menjalankan instruksi presiden secara sempurna karena sampai saat ini pihak perbankan dan lesing masih melakukan pengejaran dan penagihan kredit kepada pihak masyarakat dan kelompok UMKM yang sekarang sedang dalam kondisi kesulitan.

Terhadap dampak Covid 19, kata Amin Sangga, menilai bahwa semua orang pada dasarnya terdampak dengan adanya virus ini termasuk warga Polewali Mandar ( Polman ), meskipun di Polman belum ada yang terdeteksi Positif Corona tapi semua bentuk usaha dan pekerjaan masyarakat terbengkalai alias tidak beroperasi karena masyarakat memilih untuk tinggal dan berdiam dirumah sehingga otomatis mencari pekerjaan diluar rumah sudah tidak berjalan.

” Jadi menurut saya kita ini masuk kategori terdampak sehingga kita layak untuk mendapatkan keringanan atau relaksasi pembayaran kredit sesuai dengan instruksi persiden, ” katanya

Dia menambahkan, berharap jangan celah ini dijadikan alasan para pihak perbankan dan pihak lesing untuk membuat dan menafsirkan sendiri. Bahwa kata dia, masyarakat sekarang sedang berada dalam posisi kesulitan utamanya pada sector ekonomi.

” Urusan perut saja sudah susah apalagi kalau ditambah lagi dengan beban tunggakan kredit yang harus dibayarkan. Olehnya itu, saya atas nama mewakli masyrakat yang korban dampak Covid 19 ini meminta kepada Pemerintah dan DPR agar segera memanggil dan haering dengan pihak Perbankan dan pihak lesing.” pinta Amin Sanggah. | Adji

Artikel ini telah dibaca 2868 kali

Baca Lainnya