Ekonomi

Jumat, 10 April 2020 - 11:46 WIB

3 bulan yang lalu

logo

Situasi pasar Maliaya Kecamatan Malunda yang terlihat masih buka.

Situasi pasar Maliaya Kecamatan Malunda yang terlihat masih buka.

Pasar Maliaya Masih Aktif, ini Tanggapan Warga

MAJENE, pojokcelebes | Pasar rakyat di Kelurahan Dayanginna Kecamatan Tappalang Kabupaten Mamuju, yang belum lama ini ditutup langsung oleh masyarakat tanpa diketahui oleh pemeritah setempat dengan tujuan memutus mata rantai penyebaran Covid – 19. Dan pantaun media ini, aktifitas pasar tersebut benar – benar sudah tidak terlihat.

Berbeda dengan pasar Maliaya di Desa Maliaya Kecamatan Malunda Kabupaten Majene, hari ini Jumat pagi ( 10/ 4 ) aktifitas jual beli masih terjadi. Itu Berarti pemutusan mata rantai virus Corona belum maksimal dilakukan, meskipun di perbatasan Maliaya dengan Tappalang, petugas gugus tugas penanganan Covid – 19 tingkat Kecamatan Malunda, gencar – gencarnya melakukan penyemprotan cairan Desinfektan dan pemantauan orang sakit masuk di wilayah Kecamatan Malunda.

Soal penutupan pasar tradisional Maliaya menuai kotropersi dikalangan warga. Ada yang mendukung demi keselamatan ummat dan juga ada yang kontra dengan alasan klasik yakni kelangsungan hidup atau faktor ekonomi.

Misalnya Radi bersama kawan – kawan sebagai pengemudi becak motor ( Bentor ), kepada media ini mengaku bahwa pasar ini adalah sumber penghidupan bagi masyarakat kecil, jika pasar ditutup otomatis pencarian buat kebutuhan hari – hari bersama keluarga kecilnya akan tersumbat.

” ya kalau ditutup kami mau makan apa ?, sementara sumber rezeki buat pekerja harian seperti pengemeudi Bentor atau ojek dan becak banyak – banyak di pasar, kasian kami mau makan apa, ” kata Radi.

Berbeda dengan tanggapan Juli seorang pedagang campuran yang mengaku sampai saat ini belum ada himbauan dari pemerinta setempat untuk menutup pasar. Jadi kata dia, sampai saat ini sebagai pedagang masih jalankan aktifitasnya melakukan taransaksi barang ditengah kerumunan pembeli. Namun kata dia, dirinya mengaku tetap menggunakan masker untuk keselamatan dengan mencegah tertularnya virus Corona.

” Belum ada informasi saya dengar penutupan pasar. Ini buktinya. kami masih menjual dan masih sibuk melayani pembeli.” singkatnya yang juge mengaku bahwa sebagian kebutuhan dapur sudah sebagian mengalami kenaikkan harga.

Ditemui terpisah Sekretaris Desa Maliaya Sirajuddin soal masih aktifnya pasar Maliaya, mengaku sampai saat ini piahk Pemdes belum menerima himbauan atau surat soal adanya penutupan pasar. Meskipun kata dia, sudah ada masyarakat setempat yang kawatir soal adanya perkumpulan maassa di pasar. Dan soal ini, pihak Pemdes setempat akan mengevaluasi termsuk para pedagang yang datang berjualan di pasar ini.

” Belum ada penutupan pasar karna memang belum ada himbauan dari pemerintah kabupaten maupun pemerintah kecamatan. Namun memang ada segelintir masyarakat yang mempertanyakan kemungkinan sudah kawatir dengan penularan wabah dipasar. Dan hal ini, kami akan evaluasi, mungkin pada hari jumat depan kalau pandemi ini belum berakhir mungkin penjual lokal dari kecamatan Malunda saja yang diijinkan. ” tegas Sirajuddin. | Ulla

Artikel ini telah dibaca 240 kali

Baca Lainnya