Ekonomi

Minggu, 12 April 2020 - 10:59 WIB

3 bulan yang lalu

logo

Sepi pengujung pedagang kain di pasar Tarailu hanya mampu main handphone.

Sepi pengujung pedagang kain di pasar Tarailu hanya mampu main handphone.

Virus Corona Guncang Perekonomian, Pedagang Harian di Tarailu Gigit Jari

MAMUJU, pojokcelebes.com| Hingga saat ini pasar rakyat di Tarailu Kecamatan Sampaga Kabupaten Mamuju, masih terlihat aktif seperti biasa. Namun akibat Covid – 19 ini, hampir dipastikan pedagan gigit jari akibat omzet julan sangat menurun.

Misalnya Rika salahseorang pedagang pakaian asal Tarailu, menilai bahwa kedatangan Virus Corona yang sudah mengguncang perekonomian dunia, bersama suaminya tidak menyurutkan untuk tetap berjualan demi bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari – hari. Salahsatu alasan sampai memaksa berjualan karena kebutuhan hidupnya mulai menipis.

” Saya tetap berjualan, kalau tidak menjual mau makan apa, mana lagi anak minta uang jajan,” katanya sembari menunggu pengunjung yang masuk dilapaknya.

Rika mengaku, sejak diterapkan kewaspadaan Covid – 19, rasa was – was datang menghantui bahkan sepakat sudah tidak menjual beberapa minggu. Namun karena kebutuhan sehari – hari mulai berkurang akibatnya dirinya memaksakan untuk berjualan.

” saya jualan lagi walaupun sedikit sepi tidak seramai sebelumnya, inipun ada pembatasan waktu sampai jam 10 saja pak. Sebelum pandemi corona pasar Tarailu, jadwal pasarnya dua kali dalam satu minggu, sekarang cuman hari Minggu saja itupun ada batas waktunya samapi jam 10 pagi. ” katanya.

Namun kata dia, berjualan dan tidak berjualan efek Corona ini sangat dirasakan. Dimana kata dia, omset pendapatan sangat menurun drastis, karena mungkin gara – gara masyarakat yang takut keluar rumah.

” biasa kami dapat cuman Satu juta saja itupun kalau ada pembeli. Padahal sebelum corona biasa kami dapat sampai Tiga juta, bahkan biasa lebih.” Tuturnya.

Patauan pojokcelebes.com, meskipun sudah ada himbaun resmi dari pemerintah agar ada pembatasana sosial untuk menghindari tempat keramiaian seperti pasar, rumah ibadah dan warung – warung, agar tidak terjangkit penularan Covid – 19 atau Virus Corona. Namun berbeda dengan kondisi pasar Tarailu yang terlihat masih aktif. Tanpa ada rasa takut dengan penularan Virus Corona, transaksi antar pedagang dan pembeli masih berlangsung ditengah kerumunan massa pengunjung pasar.|Zul

Artikel ini telah dibaca 2679 kali

Baca Lainnya