Advertorial

Minggu, 31 Mei 2020 - 22:19 WIB

1 bulan yang lalu

logo

dr Indah ( Direktur RSUD Prov. Sulbar )

dr Indah ( Direktur RSUD Prov. Sulbar )

Soal Uang Sejuta Buat Pasien Covid – 19, ini Kata Direktur RSUD Sulbar

SULBAR, pojokcelebes.com | Pasca kaburnya pasien postif Covid – 19, dari ruang perawatan medis RSUD Provinsi Sulbar, yang menyisahkan sejumlah pertanyaan hingga membentuk opini publik yang menyudutkan pihak RSUD Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ) soal penanganan pasien Covid – 19 tidak maksimal. Hal ini mendapat kalarivikasi oleh pihak RSUD Provinsi Sulbar.

Direktur RSUD Provinsi Sulbar, Dr Indah. Lewat virtual, Direktur RSUD Provinsi Sulbar , Dr Indah kepada sejumlah media mengatakan, adanya kabar diluar soal keluhan keluarga pasien Covid – 19 yang menyebutkan adanya, fasilitas ruangan pasien Covid – 19 di RS yang tidak memiliki alat pendingin ruangan yakni air conditioner ( AC ), hingga membuat pasein kepanasan. Kata Indah, beberapa ruangan yang ditempati pasien Covid – 19, memang tidak memiliki AC dikarena rusak. Namun kata dia, semua ruangan yang memiliki AC tidak berfungsi itu, pihak rumah sakit telah menempatan sejumlah kipas angin.

” Kami akui ada beberapa ruangan AC telah mengalami kerusakan, tetapi kami gantikan kipas angin. Dan semua ruangan tidak memiliki AC kami gantikan kipas angin, ” kata Indah

Dia juga mengaku, soal uang yang digadang – gadang akan ada diberikan kepada pasien positif Covid- 19, senilai 1 juta rupiah, kata dia, itu tidak benar. Yang ada kata Indah, dana tersebut hanya biaya perawatan pasien selama berada dalam penanganan medis di RSU di Provinsi Sulbar sebagai Rumah Sakit rujukan pasien Covid – 19.

“Mana ada uang Satu juta buat pasien selama dalam perawatan, itu tidak benar apa yang dikatakan diluar sana. Yang ada biaya perawatan yang dikeluarkan oleh pemerintah, seperti biaya obat- obatan pasien selama dalam perawatan, makanan tambahan biar ada ketahanan tubuhnya hingga si pasien sembuh kembali. Jadi, kalau itu yang mau disoal uang Satu Juta buat pasien itu memang tidak ada, “jelasnya

Indah juga membeberkan jumlah anggaran yang dikelolah saat ini yang bersumber dari refocusing pemerintah daerah Provinsi Sulbar, untuk tahap pertama pihak kuasa pengguna anggaran sudah dicairakan kurang lebih 300 juta. Dan tahap Kedua sudah mencapai 11 Miliar. Dia menyebutkan dana 11 Miliar yang bersumberdari refocusing itu dipergunakan semua kebutuhan penanganan Covid – 19 seperti pembelian alat – alat, kebutuhan obat – obatan, konsumsi makanan pasein dan insentif para tenaga medis.

” Iya kita ketahui pencaiaran tahap Kedua 11 Miliar dana yang bersumebr dari dana refocusing ini memang jumlah besar, namun dana tersebut akan digunakan semua kebutuhan dalam penangana Covid – 19 di Sulbar, termasuk kemarin ada pembelian kipas angin dan insentif para medis yang aktif, ” jelas Indah. | Adji

Artikel ini telah dibaca 2867 kali

Baca Lainnya