Advertorial

Jumat, 26 Juni 2020 - 08:26 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Penyelenggara Pemilu di Kabupaten Pasangkayu, Antri ikut Rapid Test

PASANGKAYU, pojokcelebes.com | KPU Pasangkayu bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pasangkayu melakukan Rapid test terhadap seluruh Panitia Pemungutan Suara (PPS) se Kabupaten Pasangkayu. Tidak hanya anggota PPS yang mengikuti rapid test tetapi petugas verifikasi faktual juga tak luput dari rapid test.

Dilaporkan pelaksanaan rapid test dilaksanakan di Empat zona yang ditentukan sebelumnnya.

  1. Zona 1 ( Pasangkayu, Pedongga, Tikke Raya ) dilaksanakan di Aula Kantor KPU Pasangkayu.
  2. Zona 2 ( Bambalamotu, Bambaira, Sarjo ) dilaksanakan di UPT Puskesmas Bambalamotu.
  3. Zona 3 ( Sarudu, Dapurang, Duripoku ) dilaksanakan di UPT Puskesmas Sarudu I.
    4 Zona 4 ( Baras, Bulutaba, Lariang ) dilaksanakan di UPT Puskesmas Lariang.

Dari 196 org PPS dan Tim Verfak yang harusnya melakukan Rapid Test Covid 19. Terdapat ada 7 orang yang tidak ikut karna berada diluar daerah dan terkendala Cuaca dan 1 orang dinyatakan Reaktif diantaranya :

  • Ds. Letawa Kecamatan Sarjo 1 orang.
  • Ds. Karya Bersama Kecamatan Pasangkayu 1 orang.
  • Ds. Pedanda Kecamatan Pedongga 1 orang.
  • Ds. Lariang Kecamatan Tikke Raya 1 orang.
  • Ds. Sarudu Kecamatan Sarudu 1 orang.

Dan tidak ikut dengan alasan kendala cuaca ( hujan ) dan geografis

  • Ds. Ompi Kecamatan Bulutaba sebanyak 2 orang.

Sementara yang dinyatakan reaktif berdasarkan hasil rapid test hanya 1 orang berinisial R.

ketua KPU Pasangkayu, Syahran Ahmad mengatakan rapid test yang dilakuakn ini sebagi bentuk pemutusan mata rantai penyebaran virus Corona. Bagi petugas PPS yang belum mengikuti Rapid Test covid – 19 hari ini, wajib untuk melakukan Rapid test dan tidak boleh mengikuti seluruh kegiatan tahapan Pilkada Pasangkayu, selama belum melakukan Rapid.

” ini sudah menjadi standar yang diterapkan oleh KPU RI dalam penyelenggaraan Pilkada di tengah Pandemi Covid 19 ini, dimana penyelenggaranya harus bebas virus Corona.” kata Syharan

lanjut dia, bagi petugas yang dinyatakan reaktif dari hasil Rapid test, untuk sementara diambil alih Tim Covid 19 dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pasangkayu untuk segera dilakukan Swab test.

“Kami sudah komunikasi dengan saudara R via telpon dan memberikan support agar tidak larut dalam kondisinya saat ini. Tetap patuh pada protokol kesehatan pencegahan Covid19 dengan melakukan isolasi mandiri untuk sementara. Kita berdoa semoga hasil Swab testnya dinyatakan Negatif dan dapat melakukan aktifitasnya kembali sebagai PPS diwilayahnya,” Pungkas Syahran. |Adji

Artikel ini telah dibaca 207 kali

Baca Lainnya