Hukrim

Senin, 27 Juli 2020 - 20:10 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Suasana Haru Ditengah Pembagian BLT, Kades Buangin Ditemukan Tewas Gantung Diri

MAMASA, pojokcelebes.com | Pilipus Kepala Desa Buangin Kecamatan Rante Bulahan Timur Kabupaten Mamasa, Senin tanggal 26 Juni 2020 sekitar pukul 10.00 pagi, ditemukan tewas tergantung diri di sebatang pohon kebun kopi milik warga dengan menggunakan seutas kabel.

Dikonfirmasi kepada Kasat Reskrim Polres Mamasa, Iptu Dedi Yulianto membenarkan peristiwa Kandes Buangin Pilipus ditemukan warganya sendiri tewas gantung diri saat hendak dilakukan pembagian bantuan langsung tunai ( BLT ) di kantor Desa Buangin.

” Iya, pak Kadesnya ditemukan tewas oleh warganya saat hendak mau ke kantor desa untuk menghadiri pembagian BLT di kantor desa. Namun belum sampai di kantor, pak Kadesnya sudah ditemukan tergantung di pohon dengan seutas kabel melingkar dilehernya, ” kata Dedi kepada pojokcelebes.com.

Dedi mengungkapkan, berdasarkan keterangan dari saksi Albert yang tak lain keponakan korban disebutkan. Pagi itu, Korban bersama saksi Albert berangkat dari rumahnya ke kantor Desa Buangin dengan berboncengan dengan mengendarai motor untuk menghadiri pembagian BLT kepada warga peneriuma Desa Buangin. Saat ditengah jalan, sang Kades meminta turun dari motor dengan alasan ingin buang air besar di sungai kecil, sedangkan saksi Albert diarahkan untuk ke kantor desa. Lanjut Kasat Reskrim Mamasa, Sekitar kurang lebih Satu jam menunggu, korban Kades yang alasan buang air besar tidak kunjung nongol ke kantor desa, sementara warga sudah lama menugguhnya sehingga langsung menyusul ke tempat dimana korban turun. Namun yang terjadi ditempat kejadian, warga desa bersama Camat, Babinkamtimas dengan aparat lain, dikagetkan karena orang nomor Satu Desa Buangin telah pergi selamanya ( Meninggal ) dengan kondisi tergantung disebuah pohon di kebun kopi milik warga.

” Warganya melihat korban Kades ditemukan sudah terbujur kaku dengan kondisi tergantung dengan kabel masih melingkar denngan memakai jaket warna coklat, celana jens warna biru dan sandal masih melakat di kaki korban. Kuat dugaan korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri alias bunuh diri.”

Tewasnya Kades Baungin yang ditemukan gantung diri itu, Polisi tidak menemukan tanda – tanda kekerasan di tubuh Kades. Hanya saja, berdasarkan pengakuan istri Kades, korban meninggalkan surat wasiat untuk keluarga dan masyarakatnya untuk pamit selamanya.

” Dari pemeriksaan tubuh korban, bersama medis setempat. Tidak ditemukan tanda – tanda kekerasan. Hanya saja leher korban sedikit lecet karena lilitan kabel kecil yang melingkar yang digunakan jadi alat untuk mengakhiri hidupnya. Dan selembar surat wasiat yang ditinggal yang intinya dalam intinya surat itu meminta maaf kepada keluarganya termasuk anaknya dan masyarakatnya selama dia bertugas jadi pemimpin desa untuk pamit selamanya, ” jelas Dedi.pergi untuk selamanya.

Dedi menambahkan, peristiwa yang menghebohkan masyarakat Desa Buangin khususnya bagi warga penerima BLT, yang seyogyanya hari Senin itu mendapatkan uang pembagian BLT. Namun tiba – tiba ditunda karena mendapat musibah. Soal uang BLT yang akan dibagikan, berdasarkan informasi yang didapat bahwa bendahara desa sudah menyerahkan uang tersebut ke korban.

” Kalau soal uang itu, Kami belum bisa bertanya lebih ke bendahara karena masih suasana berduka, tapi informasi yang kami dapat, bahwa bendahara desa sudah menyerahkan ke korban, tapi kami akan kroscek kembali kebenarannya, ” pungkas Dedi.|Adji

Artikel ini telah dibaca 876 kali

Baca Lainnya